Hijriah

Sabtu, 09 Agustus 2014

Musibah atau Bencana

Sahabatku....

marilah kita tengok di belahan bumi yg lain.....
Mari kita lihat di bagian negara yg lain...
Entah itu di GAZA , SURIAH, PALESTINA, Atau ROHINGYA Atau bahkan di negara negara islam lainnya yg sedang di landa konflik
Entah itu karna konflik politik, HAM, atau yg mereka namakan isu RAS dan SARA

Di negara negara tersebut
Hampir setiap hari dentungan BOM menjadi sarapan pagi, hujan tembakan menjadi suasana sehari hari.

Ketakutan, kegundahan, keresahan, bahkan tangisan menjadi aktifitas rutin yg mereka kerjakan.

Namun mereka sadar mereka memohon pada robb mereka ALLOH di atas sajadah sajadah tanah

Dibawah langit yg menjadi atap atap masjid mereka

Bahkan merekapun tak pernah sekalipun mengeluh kepada manusia

Atau bahkan ketika listrik dipadamkan , air dikeringkan , telepon diputuskan , gaji tidak dibayarkan , rumah-rumah jadi peti mati , jet-jet kirim kematian , perjalanan dan harapan dilarang meski sakit dan lapar ,

Kalau anda bertanya kepada mereka

" Apa kabar ? "

mereka pasti menjawab
" Alhamdulillah "

terus apakah anda masih mau mengeluhkan tentang diri anda ?????
lingkungan anda ????
kerjaan anda ??? 
Atau bahkan kehidupan anda sekalipun ??

Listrik dipadamkan 1-5 jam sudah update status mengeluh.

Air tidak mengalir 1 harian melanjutkan update status mengeluh ,

Telpon diputuskan atau jaringan HP hilang 30 menit saja , update status mengumpat dan mengeluh ,

Gaji tidak dibayarkan ? Gaji yang dibayarkan telat pada harinya saja sudah mengeluh apalagi yang tidak dibayarkan,bisa jadi langsung resign.

Rumah-rumah sempit kecil dan tidak mewah,masih tidak bersyukur,

Sudahlah,tidak perlu kita lanjut tentang keluhan keluhan mereka, kita akhirnya menyadari diri sendiri telah terlalu banyak mengeluh , sedikit bersyukur

Astaghfirulloh

Dan akhirnya marilah kita memohon kepada alloh atas segala kekufuran kita ini

Semoga bisa lebih baik lagi dalam melangkah dan bersyukur

"Hanya sedikit coment atas setatus status teman yg mengeluhkan kehidupannya di medsos"

Yg sebenarnya ingin saya comentari tapi takut tersinggung atau bahkan malah sakit hati

Entah apa yg ada di dalam hati mereka sehingga senang sekali bila keluhannya di mengerti orang lain....

Entah apa juga yg ada dalam pikiran mereka sampai sampai ketika mereka membikin status tentang keluhannya saja di "like"  banyak orang mereka malah senang...

Fenomena apakah ini...
Musibah ataukah Bencana???

Ahukum fillah
Firmansyah Fawwaz‬

Tidak ada komentar:

Posting Komentar