Hijriah

Rabu, 17 Agustus 2016

Selamat jalan ibundaku

Semoga Allah menerimamu dengan cinta dan keridhoanMu.
Kematian adalah pasti,..
Dan kita tidak akan mampu menghindar. Sementara manusia adalah segelintir debu,...
Ia memiliki nilai dan kebesaran dihadapan robb tergantung dari amal ibadahnya di dunia,..

Dan aset terbesarnya adalah ilmu yg bermanfaat, amal jariyah serta anak sholeh yg senantiasa mendoakannya,....

Ibundaku tercinta semoga Allah mengankat derajatmu dalam iliyyin yg tinggi 
Memasukkan kedalam jannahNya serta mengumpulkanmu dan kita semua bersama orang2 sholeh/ sholehah kelak di surga firdausNya,...

Ibundaku tercinta maafkan aku,...
semoga kelak Allah mengumpulkan kita di dalam jannahNya

Ibundaku, Cholifah binti Imam Ghozali  semoga Allah memberi kemudahan perjalanan setelah perjalan yg melelahka  ini, perjalanan di dunia yg penuh dengan kefanaan,...

Ibundaku tercinta semoga kelak kami putra dan putrimu bisa menjadi amal  jariah di yamul qiyamah

Ahukum fillah

Firmansyah  Fawwaz

Ditulis dikediaman Ibunda tercinta
Kamis malam jum'at 1 April 2016 ketika ibunda telah tiada Sidoarjo, pukul  00.14 wib

Selasa, 01 Desember 2015

Sepertiga malam

Kau bangunkanku, di sepertiga malam
tp kerap ku lalaikan peringatanmu,...

Ya Robb,....
itukah aku????

Atukah siapa????

Yg jelas sungguh kuasaMu begitu terasa di saat jauh,....

Djakarta, 19 safar 1437H

Senin, 29 Juni 2015

Nikmat mata

Saudaraku sungguh aku mencintai kalian karna Allah....
sungguh bila kelak kalian tidak menjumpaiku dii surga...
Tolong tanyakan pada Allah dimana keberadaanku...
Andaikan aku di neraka mohon ampunkanlah pada Allah hingga kelak kita berada di jannahNya bersama

Saudaraku....
Sungguh ramadhan belum usai...
Coba kita renungi
mungkin malam ini sudah malam ke 13 romadhon
Dan mungkin diantara kita ada yg sudah ke juz 14

Saudaraku....
Dari sekian ayat yg sudah kita baca, apakah kita pernah seperti nabi  salallahu alaihi wassalam yg berkata kepada abdullah ibn mas'ud :

” اقْرَأْ علَّي القُرآنَ ” قلتُ : يا رسُولَ اللَّه ، أَقْرَأُ عَلَيْكَ ، وَعَلَيْكَ أُنْزِلَ ؟
، قالَ : ” إِني أُحِبُّ أَنْ أَسْمَعَهُ مِنْ غَيْرِي ” فقرَأْتُ عليه سورَةَ النِّساء ، حتى جِئْتُ إلى هذِهِ الآية : { فَكَيْفَ إِذا جِئْنا مِنْ كُلِّ أُمَّة بِشَهيد وِجئْنا بِكَ عَلى هَؤلاءِ شَهِيداً }
[ النساء / 40 ] قال ” حَسْبُكَ الآن ” فَالْتَفَتَّ إِليْهِ ، فَإِذَا عِيْناهُ تَذْرِفانِ) .

“Bacakanlah al-Qur’an kepadaku.” Maka kukatakan kepada beliau, “Wahai Rasulullah, apakah saya bacakan al-Qur’an kepada anda sementara al-Qur’an itu diturunkan kepada anda?”.
Maka beliau menjawab, “Sesungguhnya aku senang mendengarnya dibaca oleh selain diriku.”
Maka akupun mulai membacakan kepadanya surat an-Nisaa’. Sampai akhirnya ketika aku telah sampai ayat ini (yang artinya),

“Lalu bagaimanakah ketika Kami datangkan saksi bagi setiap umat dan Kami jadikan engkau sebagai saksi atas mereka.” (QS. an-Nisaa’ : 40). Maka beliau berkata, “Cukup, sampai di sini saja.”

Lalu abdullah ibn mas'ud pun menoleh kepada nabi dan ternyata kedua mata beliau mengalirkan air mata”
Hingga membasahi jenggotnya

Atau seperti....
Abubakar Rodiallahuanhu
ketika disuruh nabi
wahai aisyah, perintahkan aba bakr mengimami sholat
berkata aisyah: jangan wahai rosul sesungguhnya ayahku adalah seorang yg cengeng, setiap kali membaca al quran air matanya selalu meneteskan airnya....

Saudaraku....
Kembali pada 14 juz yg sudah kita baca!!!!
Manakah ayat yg sudah membuat kita menangis????

Saudaraku....
Ataukah hati kita sudah terlalu keras hingga enggan meneteskan airmata ketika dibacakan al quran ataukah hati kita sudah enggan ketika  menerima peringatan dari allah hingga tidak ada rasa takut kepada allah......?????

Padahal....
Salah satu tanda seorang yg beriman adalah bergetar hatinya ketika di bacakan al quran,...

Ataukah hati kita sudah penuh dengan noktah hitam yg telah di  jelaskan pula di dalam sabda nabi
"Jika seorang hamba melakukan dosa, maka tumbuh di dalam hatinya sebuah titik hitam"

Saudaraku cobalah tengok ke belakang mungkin...
mata kita yg enggan meneteskan airnya itu karena terlalu banyak noktah hitam yg sudah menumpuk berkarat di dalam hati kita.....

Saudaraku...
Andaikan ini ramadhan terakhir kita betapa terlalu rendahnya kita di hadapan Allah bila kita kembali kepadaNya namun hati ini masih terlalu banyak berkas hitam yg belum di ampuni Allah....

Saudaraku....
Mari kita lebih semangat lagi dalam beribdah...
dalam membaca Quran, mudah mudahan kelak dengannya (al quran yg sudah kita baca)  bisa menjadi syafaat bagi kelak di yaumul kiamah

Ahukum fillah
Firmansyah abu Fawwaz

Selasa, 23 September 2014

Senin, 22 September 2014

SEBUTIR EMBUN

Suara gemericik air terdengar lirih....
Menetes...
Mengisyaratkan....

Pagi yang indah seru sekalian alam.
Di bumi ini.....
Di bawah ufuk garis katulistiwa....
Di antara hamparan luas samudra yg indah.....
Dan diantara indahnya hidayah di bawah naungan pemilik alam semesta....

Disini....
Di indahnya negriku ini, betapa banyak jutaan manusia lalai akan kewajibannya. Kewajiban terhadap Robbnya, kewajiban dimana itu adalah hak Alloh yang harus di berikan....

Di sini....
Di keruhnya bangsaku ini, tak ubahnya sebuah pertanda, pertanda akan hilangnya hidayah yang telah diberikan pemilik semesta....

Andaikata dihitung nikmat mana yg telah diberikan Alloh kepada kita, takkan mampu pena ini menuliskan segala kemurahannya.
Tak kan mampu tinta seluas lautan ini menuliskannya....

Inilah tanda....
Tanda dimana dihapuskannya nikmat dalam diri kita....
Nikmat hidayah....

Betapa banyak manusia manusia yang saat ini......
Pagi ini.....
Dia beriman, lantas sore harinya dia berpaling....

Betapa banyak pribadi pribadi hari ini....
Saat ini.....
Dia berpaling dan malam harinya dia beriman....

Wahai manusia tanpa kita sadar kita telah tertipu. Tertipu terhadap dunia yang hina ini....
Di saat pagi tampak menunjukkan wajahnya....
Di saat pagi menunjukkan keindahannya...
Di saat itu pula sebutir embun mulai menetes kering....

Di saat hidayah hilang entah kemana....
Balikpapan, 28 Dhulqo'dah 1435 H

Jumat, 19 September 2014

PERNIKAHAN KAMI

Menikah....

Bukan sekedar pesta yang riuh oleh kerabat, relasi penting ,bukan ajang pamer tamu kehormtan, panggung megah, dekorasi wah atau pesta yang meriah..


Menikah...

Bukan sekadar membentuk tim kerja untuk menghasilkan uang untuk membeli segala jenis harta yang melimpah..

Bukan sekedar sarana belajar memasak, menjahit bagi istri dan sarana belajar membetulkan peralatan listrik bagi suami..


Menikah...

Bukan sekedar menyamakan hobi dan kegemaran sehingga sampai ada indigium humor: Kalau dua-duanya doyan musik, berarti ada gejala bisa langgeng..

Kalau sama-sama suka seafood berarti masa depan cerah...

)(That simple ?!


Menikah bukan sekedar itu…


Menikah berbeda dengan perumpamaan sepasang sandal, yang hanya punya aspek kiri dan kanan..


Menikah adalah penyatuan dua manusia..

pria dan wanita.

Dari anatomi saja sudah tidak sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya...


So,

Menikah adalah ...

Menyatukan dua isi kepala, dua ide, dua impian menjadi sesuatu yang besar - Bermakna - tak hanya untuk kita,pasangan dan keluarga namun juga untuk orang lain di sekitar.


Menikah adalah...

Memutuskan berlabuh di satu pantai, ketika ratusan kapal pesiar gemerlap memanggil-manggil...


Menikah adalah..

Cara meraih sempurnanya agama, hingga menikah dikatakan sempurna menjalani setengah dari pada agama. ..


Menikah adalah...

Keberanian untuk menerima segala kelebihan dan kekurangan pasangan. Memupuk toleransi tingkat tinggi dan memaklumi pasangan apa adanya.


Menikah membutuhkan kelapangan hati untuk melebur kata ‘aku’ dan ‘kamu’ menjadi ‘kita’..


Menikah adalah..

Proses pendewasaan seseorang untuk lebih berani mengambil sikap dan memutuskan bahkan untuk urusan terkecil sekalipun.

Kerjasama hebat untuk bergerak, bersinergi untuk mendapatkan tiket surgaNya.


Menikah adalah..

Universitas kehidupan dimana cobaan materi, hati, iman adalah ujiannya.


Menikah adalah..

Belajar memaafkan dan belajar berkata “baiklah, itu salahku, akan kucoba memperbaikinya” .

Belajar berkomunikasi dua arah, dimana kita tidak berbicara :

” Kamu harus mengerti keinginanku!’, namun harus berani bicara “aku memahami kamu, aku memahami apa yang kamu mau dan cita2kan, mari bersama membangunnya”


Menikah ..

Mengajari kita begitu banyak tentang hidup, tentang bagaimana mencintai Allah dengan sempurna melalui kecintaan kita pada pasangan...

Menikah juga 

Bukan hal yang harus di takutkan atau harus di jadikan beban. Bahkan banyak sekali hadist tentang anjuran menikah yang muenganjurkan sederhana dan tanpa pesta yang meriah, karna tujuan utama menikah adalah menyempurnakan separuh dari agama, mengharap ridho dari alloh ta'ala dan tentunya menikah haruslah sesuai dengan syar'iyah....

Sahabatku diantaranya hadist dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا تَزَوَّجَ الْعَبْدُ، فَقَدِ اسْـتَكْمَلَ نِصْفَ الدِّيْـنِ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِيْمَـا بَقِيَ.

"Jika seorang hamba menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya; oleh karena itu hendaklah ia bertakwa kepada Allah untuk separuh yang tersisa."

"Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga  bersabda

:مَنْ وَقَاهُ اللهُ شَرَّ اثْنَيْنِ وَلَجَ الْجَنَّةَ: مَـا بَيْنَ لَحْيَيْهِ، وَمَـا بَيْـنَ رِجْلَيْهِ.

"Barangsiapa yang dipelihara oleh Allah dari keburukan dua perkara, niscaya ia masuk Surga: Apa yang terdapat di antara kedua tulang dagunya (mulutnya) dan apa yang berada di antara kedua kakinya (kemaluannya)."


Sahabatku disini, melalui tulisan ini ingin ku sampaikan tentang hari pernikahan kami. Pernikahan yang sangat sederhana sekali, bukan juga maksud kami untuk menantang tradisi tradisi atau bahkan mungkin kebanyakan orang akan mengganggap pernikahan kami melanggar adat istiadat nenek moyang kami....

Sahabatku maafkan bila nanti dalam pernikahan kami tidak ada musik2 yang menghiasi atau bahkan terop terop untuk pesta resepsi.

Ku harap kalian berkenan hadir dalam pernikahan kami, hanya sekedar memberikan restu atau do'a buat kami...
Karna itulah harapan terbesar dari kami.

Semoga setiap kita dapat menempuh pernikahan yang diRidhoi 

Sahabatmu

Firmansyah & Ismiasih

Selasa, 02 September 2014

BEGINILAH CARAKU MENJAGA HATI Bag.4

HATI.....

Sekali lagi HATI....

Banyak sekali permasalahan dengan hati yang hinggap pada jasad manusia.
Namun siapa yang dapat menebak masalah HATI....
Tak seorangpun yang dapat mengukur keikhlasan hati...
Bahkan perumpamaan tentang masalah hati ini sering kali di sebut dengan pepatah "Dalamnya lautan bisa diukur namun dalamnya hati siapa yang tau "

Hati....
Bahkan tingkatan ketakwaan seseorangpun di tentukan oleh benda kecil yang menempel pada jasad manusia ini.

Kesabaran, keikhlasan, kesetiaan, dan segala bentuk nilai nilai kemanusiaan yang lainnya tentu madih berhubungan dengan hati...

Terlepas dari semua masalah danbproblematika seputas hati.
Alloh dan rosulnya banyak sekali memberikan do'a atu bahkan nasehat2 tentang bagaimana sikap muslim dalam menentukan hati ini....

Hati...
Seperti organ tubuh yang lainnya tak hanya butuh asupan gizi namun juga butuh asupan nutrisi.
Hati...
Demikianlah para ulama menimbang perkara ini hati membutuhkan asupan untuk jasmani dan rohani
Karna hati merupakan penentu daripada jasad yang ada pada manusia...

Sampai sampai  beberapa doa dari Al-Quran dan hadits-hadits shohih yg semestinya dibaca oleh setiap muslim dan muslimah agar ia senantiasa sabar, tegar dan istiqomah di atas agama Islam dan dalam melaksanakan amal-amal ketaatan kepada Allah Ta’ala banyak disebutkan di dalam Al Qur'an dan Hadist nabi
Diantara doa doa tersebut adalah.

DOA PERTAMA

:رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ‘

Robbanaa Laa Tuzigh Quluubanaa Ba’da Idz Hadaitanaa wa Hab Lanaa Min-Ladunka Rohmatan, innaka Antal-Wahhaab’

Artinya: “Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Dzat yang Maha Pemberi (karunia).”
(QS. Ali Imran: 8).

DOA KEDUA

:رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ‘

Robbanaa Afrigh ‘Alainaa Shobron wa Tsabbit Aqdaamanaa wanshurnaa ‘Alal Qoumil Kaafiriin’.Artinya: “Wahai Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran atas diri kami, dan teguhkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.”
(QS. Al Baqarah: 250).

DOA KETIGA

:يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ‘

Ya Muqollibal Quluubi Tsabbit Qolbiy ‘Alaa Diinika’.Artinya:
“Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”
(HR. At-Tirmidzino.3522, imam Ahmad IV/302, Al-Hakim I/525. Lihat Shohih Sunan At-Tirmidzi no.2792).»

Do’a ini merupakan doa yang paling sering dipanjatkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.

DOA KEEMPAT

:اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ‘

Allaahumma Mushorrifal Quluub, Shorrif Quluubanaa ‘Alaa Tho’atika’Artinya:
“Ya Allah, Dzat yang mengarahkan hati, arahkanlah hati-hati kami untuk selalu taat kepada-Mu.”
(HR. Muslim).

Demikianlah beberapa doa dari Al-Quran dan Hadits Shohih yg sepantasnya dipanjatkan oleh kita semua agar Allah ta’ala memberikan kpd kita taufiq dan pertolongan-Nya serta kemudahan untuk senantiasa sabar dan tegar serta istiqomah dalam memegang teguh agama Islam dan melaksanakan ketaatan kepada-Nya hingga akhir hayat.

Smg menjadi ilmu yg bermanfaat dan kita dapat mengamalkannya.

آمِيْنَ يَارَبَّ الْعَالَمِْنَ

Balikpapan kota beriman.
Kalender Hijriah menunjukkan angka

7 Dhulqo'dah 1435 H

Yang sedang berusaha menata hati.
Firmansyah Fawwaz