Hijriah

Rabu, 30 April 2014

ADAKAH PUASA & SHOLAT KHUSUS DI BULAN RAJAB?

Assalamualaikum warrohmatullah....

Segala puji syukur kepada allah yg telah mempertemukan kita dengan bulan yg mulai yaitu rojab....
Serta sholawat serta salam terurahkan untuk baginda nabi muhammad sholallahu alaihi wassalam
Yg telah m3mbimbing kita dari jalan yg gelap menuju jalan yg terang yakni aqinur islam....

Ikwan fillah semoga saat ini kita senantiasa dalam keadaan sehat sehingga kita masih bisa dan diberi kesempatan allah dalam menuntut ilmu.

Ulasan singkat seputar bulan rajab ini semoga menambahkan kita ilmu untuk memahami islam selangkah lebih dekat....

Allah ta’ala berfirman,
 
إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ
 
“Sesungguhnya jumlah bulan di sisi Allah ada 12 bulan dalam kitab Allah pada hari Dia menciptakan langit & bumi, diantaranya 4 bulan yang haram, itulah agama yang lurus, maka janganlah kalian menzalimi diri-diri kalian di bulan-bulan itu.” [At-Taubah: 36]
 
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ وَرَجَبٌ شَهْرُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ
“Tahun terdiri dari 12 bulan, diantaranya 4 bulan haram; tiga bulan berurutan: DzulQo’dah, DzulHijjah & Muharram. Dan Rajab bulannya kaum Mudhar, berada diantara Jumada & Sya’ban.” [Muttafaq'alaihi dari Abu Bakrah radhiyallahu’anhu]
 
Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata,
وجعل الذنب فيهن أعظم، والعمل الصالح والأجر أعظم
“Dan Allah ta'ala menjadikan dosa di bulan-bulan itu lebih besar, demikian pula amal shalih & pahala lebih agung.” [Tafsir Ibnu Katsir, 4/148]
 
Amal shalih yang dimaksud adalah yang biasa kita kerjakan, seperti sholat, puasa, dzikir, dll. Adapun amalan khusus di waktu-waktu khusus maka membutuhkan dalil, contohnya puasa Arafah tgl. 9 Dzulhijjah, Asyuro’ 10 Muharram, dll. Sedangkan puasa & sholat khusus di bulan Rajab, maka tidak ada satu dalil pun yang shahih.
 
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Adapun puasa Rajab secara khusus, maka seluruh haditsnya lemah, bahkan palsu, tidak ada seorang ahli ilmu pun yang berpegang dengannya, dan bukan pula termasuk kategori lemah yang boleh diriwayatkan dalam fadhail (keutamaan bermal), bahkan seluruhnya termasuk hadits palsu yang dusta.”[Majmu’ Al-Fatawa, 25/290]

Semoga bermanfaat.

Selasa, 29 April 2014

Bulan RAJAB Akan Tiba?

Ibnu Hajar al-Asqalani,
Diantara Ulama' Asy-Syafi'iyah  berkata, “Tdk ada hadits shahih yg layak utk dijadikan hujjah/dalil mengenai keutamaan bulan Rajab,brpuasa padanya, brpuasa pd hari2 tertentu darinya ataupun melakukan shalat malam secara khusus pdnya.
Beliau juga berkata, “Sdgkan mengenai hadits2 yg brbicara ttg keutamaan bulan Rajab,keutamaan brpuasa pdnya atau berpuasa pd hari2 tertentu pdnya, mk dpt dikategorikan kpd dua jenis;
hadits2 yg lemah(Dla’îf) & hadits2 palsu(Maudlû’).
Kami memaparkan hadits2 yg lemah. Diantara amalan pd bulan Rajab;
1. Shalat Raghai'ib.
Imam an-Nawawy, diantara ulama asy-Syafi'iyah berkata, “Ia (shalat Raghâ`ib) adalah perbuatan bid’ah yg buruk lagi munkar (yg hrs diingkari dg sangat), mengandung beberapa kemungkaran. Krn itu, wajib ‘ain utk ditinggalkan&tdk melakukannya serta mengingkari pelakunya.”(Lihat, Fâtâwa al-Imâm an-Nawawy, hal.57)
2. Mengkhususkan Puasa. .
Ibnu Rajab berkata, “Tdk ada sesuatupun (hadits ataupun atsar) yg shahih dari Nabi, maupun dr para shahabatnya terkait dg keutamaan brpuasa pd bulan Rajab secara khusus.” (Lihat, Lathâ`if, hal. 228)

Perlu diketahui, bahwa tdk dibolehkannya brpuasa secara khusus pd bulan Rajab, bukan berarti tdk boleh berpuasa sunnah padanya seperti dalil2 umum yg menganjurkan berpuasa Senin-Kamis,hari Bîdl (tiga hari dlm setiap bulan hijriah;tgl 13,14,15) & sehari puasa sehari berbuka.
Demikian juga  amalan2 yg lain,diantaranya menyembelih, i'tikaf,mengeluarkan zakat, umrah secara khusus pd bulan Rajab& bahkan memperingati Isra' Mi'raj Nabi Muhammad, semua itu tdk selayaknya diamalkan krn tdk ada dalil yg shahih menjelasakan disyari'atkannya amalan2 tsbt.

Rasulullah., bersabda, “Brgsiapa yg melakukan suatu amalan (dalam agama) yg tdk pernah kami lakukan, mk  ia tertolak.”.(HR.Muslim)

Smg bermanfaat. Wallahu a'lam.

Doa Untuk Istri Setelah Aqad nikah

Alhamdulillah, wash-sholaatu was-salaamu ‘alaa Rosuulillah. Amma ba’du!

Saudaraku seislam yang saya muliakan, ketika ijab qobul atau aqad nikah selesai dinyatakan, seorang suami hendaklah memegang ubun-ubun istrinya sambil menyebut nama اللّـﮧ  (mengucap bismillah), mendoakan keberkahan untuknya, kemudian berdoalah dengan doa berikut :

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَمِنْ شَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ

Alloohumma innii as-aluka khoyroha wa khoyro maa jabaltahaa ‘alaihi wa a’uudzu bika min syarrihaa wa min syarri maa jabaltahaa ‘alaihi

Ya Alloh sesungguhnya aku memohon kebaikannya dan kebaikan apa yang Engkau ciptakan pada dirinya. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan apa yang Engkau ciptakan pada dirinya.

[HR. Abu Dawud ~rohimahulloh~ dalam sunnanya no. 2160 dihasankan oleh Syaikh Al Albani ~rohimahulloh~]
 
Semoga bermanfaat.
 
Wa shollalohu wa sallama ‘alaa Nabiyyinaa Muhammad

---------

*Risalah sederhana ini banyak mengambil manfaat dari kitab Adaabuz –Zifaaf  fis-sunnatil muthohharoh karya Syaikh Al Albni rohimahulloh hal. 20

Senin, 28 April 2014

Sang Penggenggam Bara

Segala puji hanyalah milik اللّـﮧ. Sholawat dan salam untuk Rosululloh. Amma ba'du!

Saudaraku yang aku sayangi,..Tidak diragukan lagi bahwa menggenggam sebuah ‘bara’ merupakan perkara yang berat dan menyakitkan. Rasanya sangat panas hingga melepuhkan tangan orang yang memegangnya. Tanpa keteguhan hati dan tekad membaja, maka tak ada seorang pun yang mau untuk memegangnya apalagi menggenggamnya dengan erat penuh kemantapan.

Akan tetapi…dalam umat ini -umat Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam yang diberkahi, umat Islam yang berjalan di atas Sunnah Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam - ternyata selalu ada  saja orang-orang yang diumpamakan seperti ‘Sang Penggenggam Bara’ oleh Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam.

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ الصَّابِرُ فِيهِمْ عَلَى دِينِهِ كَالْقَابِضِ عَلَى الْجَمْرِ ‪‬

Dari Anas bin Malik rodhiyallohu ‘anhu, ia berkata : Telah bersabda Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam: “Akan datang kepada manusia satu zaman, orang yang bersabar dalam berpegang dengan agamanya ( ajaran Islam yang bersih dari syirik, bid’ah dan penyimpangan lainnya, pen) seperti orang yang sedang menggenggam bara.”

[HR. Tirmidzi dalam sunannya 4/526 no. 2260 dishohihkan  oleh Syaikh Al Albani rohimahulloh dalam Ash-Shohihah no. 957 dan Shohihul Jaami’ no. 8002]

Allohu Akbar!...

Semoga Alloh memilih saya dan pembaca blog ini  termasuk Sang Penggenggam Bara yang dimaksud Nabi kita tersebut, aamiin.

Wa shollallohu wa sallama 'alaa Nabiyyina Muhammad

Ibnu muktar

SEBAIK² PERHIASAN DUNIA

الحَمْدُ لِلّهِ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَ رَسُوْلِ اللّهِ أَمَّابَعْدُ

Dari 'Abdullah ibn 'Amr ibn al-'Ash رضي الله عنهما, bahwasannya Rasulullah ~صلى الله عليه وسلم~ bersabda:

الدُّنْيَا مَتَاعٌ ، وَخَيرُ مَتَاعِهَا المَرْأَةُ الصَّالِحَةُ

"Dunia adalah perhiasan, dan sebaik² perhiasan Dunia adalah wanita shalihah." [HR Muslim no 1467].

Karena ia memang istimewa!

Wanita shalihah jelas tandanya..

Tak menyekutukan الله dalam ibadahnya.
Perbuatan bid'ah tak menarik hatinya.
Pakaian syar'i menutup tubuhnya.
Wajah & dirinya tak bebas diperlihatkannya.

Kecuali untuk laki² shalih yg jadi suaminya.

Wanita shalihah juga manusia..

Kesalahan & kelemahan ada padanya.
Meski begitu, ia sangatlah istimewa.
Mudah bertaubat dari dosa²nya.
Mudah tersentuh nasihat baik yg didengarnya.
Mudah bersegera memperbaiki dirinya.

Wanita shalihah wanita mulia.
Ia adalah sebaik² perhiasan Dunia.
Ia adalah sebaik² karunia.
Ia adalah ibu bagi orang² mulia.

Mendapatkannya pasti bahagia.

Karena ia memang istimewa!

وَصَلَّىاللّهُ وَسَلَّمَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ

Minggu, 06 April 2014

Dzikir Setelah Shalat Fardhu

Dzikir setelah sholat fardzu 4

Dibaca 10x setelah shalat Maghrib dan Subuh

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Tiada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya, bagiNya kerajaan, bagiNya segala puja. Dialah yang menghidupkan (orang yang sudah mati atau memberi roh janin yang akan dilahirkan) dan yang mematikan. Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.

HR. At-Tirmidzi 5/515, Ahmad 4/227. Untuk takhrij hadits tersebut, lihat di Zaadul Ma'aad 1/300.

Sumber: Hisnul Muslim.

Sabtu, 05 April 2014

Dzikir setelah sholat fardu

Dzikir Setelah Shalat Fardhu 3

Dibaca 1x

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ

Tiada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujaan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Tuhan (yang hak disembah) kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepadaNya. BagiNya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tiada Tuhan (yang hak disembah) kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepadaNya, sekalipun orang-orang kafir membencinya.

HR. Muslim 1/415.

Sumber: Hisnul Muslim.

Dzikir setelah sholat fardu

Untuk menambah wawassn kita mengenai islam dan sunnah kali ini ana akan memposting lanjutan dr dzikir dzikir setelah sholat fardu yg ke dua
Semoga bermanfaat

Dzikir Setelah Shalat Fardhu 2

Dibaca 1x

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Tiada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan.

HR. Al-Bukhari 1/255 dan Muslim 1/414.

Sahabat buku

Assalamualaikum sahabat buku
Kali ini ana akan membawakan bab masalah
Dzikir setelah sholat fardu

Selamat membaca dan semoga bermanfaat

Dzikir Setelah Shalat Fardhu 1

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ (3×) اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Aku minta ampun kepada Allah (3x). Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dariMu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.

HR. Muslim 1/414.

Sumber: Hisnul Muslim.