Hijriah

Selasa, 27 Mei 2014

Untukmu adhek2ku ( muslimah )

untuk adik2ku wanita muslimah...
yg mungkin saat ini sedang mempersiapkan diri untuk masuk ke universitas2 umum, dan mungkin ini suatu kebanggan untuk kalian.namun cobalah dipikir ulang.. tanyakan pada diri untuk apa aku kuliah???
 yg didalamnya terjadi ikhtilat,..,

bukankah semasa di ponpes engkau mendapat pelajaran peringatan akan bahaya ikhtilat

ما تركت بعدي فتنة أضر على الرجال من النسا

‘'Tidaklah kutinggalkan setelahku suatu godaan yang lebih membahayakan laki-laki dibandingkan godaan wanita’
[HR Bukhari dan Muslim]

”dan engkau pun menjauhinya... 
lalu mengapa saat ini engkau akan masuk didalamnya... 
wahai adik2ku muslimah,,,
ambillah pelajaran dari setiap fenomena yg terjadi. yg mana seorang muslimah yg dulu berhijab sempurna namun setelah kuliah apa yg terjadi pada mereka;
~ sebagian mereka membuka cadar... 
~ sebagian mereka memendekkan jilbab, bahkan ada yG menggantinyadG jilbab paris dan jilbab2 gaul. 
~ sebagian mereka mengganti gamis2 syar'i dengan celana ketat. 
~ sebagian mereka melupakan larangan ikhtilat, bahkan mereka mulaiberpacaran
~ sebagian mereka pun tak dapat menjaga kesuciannya. 
Na'udzubillah 
wahai adik2ku muslimah,...,

Allah tinggikan harkat dan martabat kita dengan penjagaan yg ketat..
Allah menjaga kita dari kehinaan...
Tidakkah engkau melihat berlian? adakah engkau melihat berlian dijalan-jalan? bukankah tidak sembarang orang yang dapat melihatnya? ingatlah akan peringatan Allah agar kita tetap berada didalam rumah:
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلا

َ تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الجَاهِلِيَّةِ الأُولَى

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah.”
[QS Al-Ahzab: 33]

Maka akankah engkau memilih jalan kemuliaan (yaitu Jalan yang telah Allah tetapkan)?

Ataukah malah engkau memilih jalan kehinaan??

lalu tanyakanlah pada dirimu...

akanku pergunakan untuk apakah ijazahku nanti??
apakah aku akan bekerja diluar rumah???
hendaknya seorang wanita menyibukkan dirinya dengan ilmu syar'i,

karna kelak ia akan menjadi seorang guru untuk anak2nya... 
selain itu hendaknya seorang muslimah menyibukkan diri dengan kursus2 sebagai bekal setelah pernikahan..... 
seperti kursus masak,
kursus menjahit,kursus membuat kue dan kursus2 lainnya yg dapat dikembangkan tanpa harus keluar rumah..

wahai adikku muslimah tanyakanlah pada... 
~ muslimah yg dulu bekerja diluar rumah dengan jabatan danpenghasilan tinggi, namun ketka berumah tangga dan hidayah menyapadia rela melepas semuanya... 
~ tanyakan penyesalan seperti apa, pada wanita yg mengejar ilmu dunia, mengejar karir sehingga usia menikah berada diujung batas.....
~tanyakan pula kepada muslimah yg bekerja dirumah, yg menjaga anak2 dan yg selalu mengabdi kepada suami,

kenikmatan apa yg mereka dapat.... tanyakanlah pada mereka ... niscaya engkau akan mendapat banyak nasehat, banyak pelajaran dan jawaban dari pertanyaan hatimu.

Al Quran teman terbaik

Anda tak akan pernah rugi jika menjadikan al qur'an sebagai teman terbaik anda.
Ketika anda bingung dengan suatu problem, maka al qur'an akan menjawabnya dengan bijak bahkan membuat anda merasa gembira setelah sebelumnya bersedih.

--'Ketika anda telah berputus asa dari rahmat Allah, maka al qur'an mengingatkan ttg perkataan ya'qub ''dan janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah, sungguh tdk ad orang yg berputus asa dri rahmat Allah kecuali orang2 kafir'' (surat Yusuf).

---ketika bathin tersiksa karena kezholiman orang lain, maka Al qur'an memberi solusi ''barang siapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya dari Allah''.(ash shura)
--- ketika anda merasa bahwa anda tidak akan diampuni disebabkan dosa2 anda yg telah memenuhi langit dan bumi, maka al qur'an memberi kabar''kabarkan pada hamba2ku bahwa Aku maha pengampun lagi maha penyayang'' (al hajj)'' sungguh aku maha pengampun bagi orang2 yg bertaubat dan beramal sholih,kemudian tetap dalam pentunjuk''(surat ghoofir)''
''sesungguhnya Rabbmu terhadap orang yg beramal keburukan dgn kebodohan,kemudian bertaubat dan berbuat baik,sungguh Robbmu setelah itu maha pengampun lagi maha penyayang'' (an nahl).

Dan masih banyak lainya...

Wal hasil, banyak keuntungan, tapi kebanyakan manusia enggan menjadikanya sebagai teman baik, bahkan hanya membacanya ketika romadhon tiba, setelah itu ia biarkan tertutup dan berdebu.

NB: ana ndak tulis ayat dan bacaan ayatnya karena takut kepanjangan, jadi ana tulis artinya saja. Silahkan dicari sendiri.hehehe

Di tulis oleh
faaqir ila maghfiroti robbih
(((zakariya rizky)))

Sabtu, 24 Mei 2014

Kelak jantungmu akan berhenti berdetak

Akhi ukhti...

Apakah kau masih mendengarkan detak jantungmu?

Apakah denyut nadimu masih terasa?

sejatinyanya detak jantung dan denyut nadi menuliskan sebuah pesan singkat untuk semua insan

“Sesungguhnya kehidupan itu tidak lain hanyalah hitungan menit dan detik”

Akan datang suatu detik yang detak jantungmu berhenti...
Dirimu diam seribu bahasa, bungkam tak dapat berbicara
Keluargamu sibuk bersegera membawamu dengan ambulan
Kemudian didorong ke ruang IGD
Perawat memasang infus, selang oksigen dan EKG, alat rekam jantung
Semua mata memandang ke monitor EKG yang menunjukan garis datar, pertanda jantungmu telah berhenti berdetak
Dokter berkata, "Siapkan defibrilator (alat kejut jantung)"
Gel bening dioleskan ke dadamu. Lalu dokter memberi aba-aba "200 joule, all clear??"
Kaupun dikejutkan...
"360 joule, all clear??"
Kau dikejutkan untuk kedua kalinya

Namun ternyata  Monitor EKG masih menunjukan garis datar
Sebagai pertanda jantungmu sudah berhenti berdetak...
Masa kontrakmu di dunia ini sudah selesai
Harta benda yang kau miliki tidak sempat kau bawa
Semuanya ditinggal
Tangisan perpisahan memecahkan keheningan
Jeritan kesedihan mewarnai ruangan itu
Selamat tinggal

MAKA SEBELUM TERLAMBAT
sebelum jantungmu berhenti berdetak bersegeralah untuk mempersiapkan diri
Belilah tas yang sebesar mungkin
Masukkan barang-barang kebutuhanmu

Air, makanan, selimut, cahaya dan semuanya
SIAPKAN KENDARAAN YANG TANGGUH
Ingat bahwa perjalananmu panjang, 1 hari sama dengan 1000 tahun
Jalannya gelap dan sempit...
bawalah lampu yang terang dan banyak
Jangan tinggalkan apapun yang bisa kau bawa untuk perjalananmu.
CATAT SEMUA YANG AKAN KAU BAWA
Dan jangan menunda-nunda, karena jantungmu akan berhenti berdetak secara otomatis
DAN KAU TIDAK TAHU, KAPAN ITU TERJADi

 Ditulis oleh Ustadz Dr. Syafiq Riza Hasan Basalamah MA حفظه الله تعالى

Kamis, 22 Mei 2014

Kisah seorang sahabat

Suatu hari Umar sedang duduk di bawah pohon kurma dekat Masjid Nabawi. Di sekelilingnya para sahabat sedang asyik berdiskusi sesuatu. Di kejauhan datanglah 3 orang pemuda. Dua pemuda memegangi seorang pemuda lusuh yang diapit oleh mereka
Ketika sudah berhadapan dengan Umar, kedua pemuda yang ternyata kakak beradik itu berkata,
"Tegakkanlah keadilan untuk kami, wahai Amirul Mukminin!" "Qishashlah pembunuh ayah kami sebagai had atas kejahatan pemuda ini!".
Umar segera bangkit dan berkata, "Bertakwalah kepada Allah, benarkah engkau membunuh ayah mereka wahai anak muda?"
Pemuda lusuh itu menunduk sesal dan berkata, "Benar, wahai Amirul Mukminin."

"Ceritakanlah kepada kami kejadiannya.", tukas Umar.
Pemuda lusuh itu memulai ceritanya,
"Aku datang dari pedalaman yang jauh, kaumku memercayakan aku untuk suatu urusan muammalah untuk kuselesaikan di kota ini. Sesampainya aku, kuikat untaku pada sebuah pohon kurma lalu kutinggalkan dia. Begitu kembali, aku sangat terkejut melihat seorang laki-laki tua sedang menyembelih untaku, rupanya untaku terlepas dan merusak kebun yang menjadi milik laki-laki tua itu. Sungguh, aku sangat marah, segera kucabut pedangku dan kubunuh ia. Ternyata ia adalah ayah dari kedua pemuda ini."
"Wahai, Amirul Mukminin, kau telah mendengar ceritanya, kami bisa mendatangkan saksi untuk itu.", sambung pemuda yang ayahnya terbunuh.
"Tegakkanlah had Allah atasnya!" timpal yang lain.
Umar tertegun dan bimbang mendengar cerita si pemuda lusuh.
"Sesungguhnya yang kalian tuntut ini pemuda shalih lagi baik budinya. Dia membunuh ayah kalian karena khilaf kemarahan sesaat', ujarnya.
"Izinkan aku, meminta kalian berdua memaafkannya dan akulah yang akan membayarkan diyat atas kematian ayahmu", lanjut Umar.
"Maaf Amirul Mukminin," sergah kedua pemuda masih dengan mata marah menyala, "kami sangat menyayangi ayah kami, dan kami tidak akan ridha jika jiwa belum dibalas dengan jiwa".
Umar semakin bimbang, di hatinya telah tumbuh simpati kepada si pemuda lusuh yang dinilainya amanah, jujur dan bertanggung jawab.
Tiba-tiba si pemuda lusuh berkata,"Wahai Amirul Mukminin, tegakkanlah hukum Allah, laksanakanlah qishash atasku. Aku ridha dengan ketentuan Allah" ujarnya dengan tegas,
"Namun, izinkan aku menyelesaikan dulu urusan kaumku. Berilah aku tangguh 3 hari. Aku akan kembali untuk diqishash".
"Mana bisa begitu?", ujar kedua pemuda.
"Nak, tak punyakah kau kerabat atau kenalan untuk mengurus urusanmu?" tanya Umar.
"Sayangnya tidak ada Amirul Mukminin, bagaimana pendapatmu jika aku mati membawa hutang pertanggungjawaban kaumku bersamaku?" pemuda lusuh balik bertanya.
"Baik, aku akan meberimu waktu tiga hari. Tapi harus ada yang mau menjaminmu, agar kamu kembali untuk menepati janji." kata Umar.
"Aku tidak memiliki seorang kerabatpun di sini. Hanya Allah, hanya Allah lah penjaminku wahai orang-orang beriman", rajuknya.
Tiba-tiba dari belakang hadirin terdengar suara lantang, "Jadikan aku penjaminnya wahai Amirul Mukminin".
Ternyata Salman al Farisi yang berkata..
"Salman?" hardik Umar marah, "Kau belum mengenal pemuda ini, Demi Allah, jangan main-main dengan urusan ini".
"Perkenalanku dengannya sama dengan perkenalanmu dengannya, ya Umar. Dan aku mempercayainya sebagaimana engkau percaya padanya", jawab Salman tenang.
Akhirnya dengan berat hati Umar mengizinkan Salman menjadi penjamin si pemuda lusuh.
Pemuda itu pun pergi mengurus urusannya.
Hari pertama berakhir tanpa ada tanda-tanda kedatangan si pemuda lusuh. Begitupun hari kedua.
Orang-orang mulai bertanya-tanya apakah si pemuda akan kembali. Karena mudah saja jika si pemuda itu menghilang ke negeri yang jauh.

Hari ketiga pun tiba. Orang-
orang mulai meragukan kedatangan si pemuda, dan
mereka mulai mengkhawatirkan
nasib Salman. Salah satu sahabat
Rasulullah saw yang paling utama.
Matahari hampir tenggelam, hari
mulai berakhir, orang-orang berkumpul untuk menunggu
kedatangan si pemuda lusuh. Umar
berjalan mondar-mandir
menunjukkan kegelisahannya.
Kedua pemuda yang menjadi
penggugat kecewa karena keingkaran janji si pemuda lusuh. Akhirnya tiba waktunya
penqishashan, Salman dengan
tenang dan penuh ketawakkalan
berjalan menuju tempat eksekusi.
Hadirin mulai terisak, orang hebat
seperti Salman akan dikorbankan. Tiba-tiba di kejauhan ada sesosok
bayangan berlari terseok-seok,
jatuh, bangkit, kembali jatuh, lalu
bangkit kembali. ”Itu dia!”
teriak Umar, “Dia datang
menepati janjinya!”. Dengan tubuhi bersimbah peluh dan
nafas tersengal-sengal, si pemuda
itu ambruk di pengkuan Umar.
”Hh..hh.. maafkan.. maafkan..
aku..” ujarnya dengan susahi
payah, “Tak kukira.. urusan kaumku.. menyita..banyak..
waktu..”. ”Kupacu..
tungganganku.. tanpa henti,
hingga.. ia sekarat di gurun..
terpaksa.. kutinggalkan.. lalu aku
berlari dari sana..” ”Demi Allah”, ujar Umar menenanginya
dan memberinya minum,
“Mengapa kau susah payah
kembali? Padahal kau bisa saja
kabur dan menghilang?” ”Agar..
jangan sampai ada yang mengatakan.. di kalangan
Muslimin.. tak ada lagi ksatria..
tepat janji..” jawab si pemuda
lusuh sambil tersenyum.
Mata Umar berkaca-kaca, sambil
menahan haru, lalu ia bertanya, “Lalu kau Salman, mengapa mau-
maunya kau menjamin orang yang
baru saja kau kenal? ”Agar
jangan sampai dikatakan, di
kalangan Muslimin, tidak ada lagi
rasa saling percaya dan mau menanggung beban saudaranya”,
Salman menjawab dengan mantap. Hadirin mulai banyak yang
menahan tangis haru dengan
kejadian itu. ”Allahu Akbar!”
tiba-tiba kedua pemuda penggugat
berteriak,
“Saksikanlah wahai kaum Muslimin, bahwa kami telah
memaafkan saudara kami itu”.
Semua orang tersentak kaget.
“Kalian..” ujar Umar, “Apa
maksudnya ini? Mengapa
kalian..?” Umar semakin haru. ”Agar jangan sampai dikatakan,
di kalangan Muslimin tidak ada lagi
orang yang mau memberi maaf
dan sayang kepada saudaranya”
ujar kedua pemuda membahana.
”Allahu Akbar!” teriak hadirin. Pecahlah tangis bahagia, haru dan sukacita oleh semua orang.
Begitupun kita disini, dihari ini, saat ini..
sambil menyisipkan sebersit rasa
iri karena tak bisa merasakannya
langsung bersama saudara- saudara kita pada saat itu..
“Allahu Akbar…”

Barokallohufiikum...

Stop ejekan sunnah rosul

•STOP EJEKAN SUNNAH RASUL•

Wahai ummat Rasulullah صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ, jangan kamu lecehkan Rasulmu.

Sangat miris malam Jumat yg memiliki kekhususan ibadah & Sunnah Rasul yg jelas untuk:
- Membaca Surah Al-Kahfi,
- Membaca ayat suci Al Qur'an,
- Memperbanyak Sholawat & Dzikir,
- dan merupakan waktu Istijabah (waktu byk doa-doa hamba dikabulkan olehAllah).

Malah diselewengkan oleh sebagian umat Islam secara sadar ataupun tidak telah menyebarkan dakwahan vulgar bahwa malam Jumat adl hanya sebatas Malam Sunnah Rasul yg identik dengan hubungan suami istri (bahkan untuk perzinahan). Padahal hadist yg menjelaskan tentang berhubungan suami-istri di malam Jumat itu perlu dipertanyakan ke-shahih-annya­. Dan Hadits itu tidaklah ada kebenaran dan shahihnya. Liatlah di buku Hadits-hadits Palsu,karangan Ketua Masjid Istiqlal Jakarta. Lainnya pertanyakan dng ustad/ustadah kalian

Yg lebih miris lagi di radio-radio& TV-TV penyiarnya dg vulgar bertanya pd pendengar/­penontonnya sambil tertawa, "Lagi Sunnah Rasul ya?"

Juga di Facebook, BBM, Twitter & jejaring sosial yg lain bahkan memasang foto/gambar vulgar/porno dg Tulisan: "Malam Jumat Malam Sunnah Rasul", "Jangan Ganggu lagi Sunnah Rasul", dan tulisan2 lain berbau porno/vulgar yg ditujukan atas nama "Sunnah Rasul."

Wahai ummat Rosulullah صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ, apa setega itu kalian melecehkan Nabimu sendiri dgn olok-olok dan ejekan-ejekan yg menghinakan?

Apa kau identikkan gambar2 & foto2 porno itu atas nama Sunnah Rasulullah sebagai pelampiasan nafsumu?

Mengapa dari sebegitu banyak Sunnah Agung Rasulullah yg kamu sebarkan adalah olok-olok porno/vulgar tentang hubungan pria-wanita?
أَسْتَغفِرُالله­َ الْعَظيِمْ
اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَجِعُوْن

Jangan kamu permalukan/­hinakan & lecehkan Nabimu Muhammad صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

STOP berolok-olok ttg malam Sunnah Rasul dg niatan buruk/­melecehkan.

Allah Maha Mengetahui

Sebuah kisah

Apa Yang Mereka Dapati Di Dalam Tas..?!

oleh : Syekh Mamduh Farhan Al Buhairi

Pihak sekolah SMA Putri di kota Shan'a' yang merupakan ibu kota Yaman menetapkan kebijakan adanya pemeriksaan mendadak bagi seluruh siswi di dalam kelas. Sebagaimana yang ditegaskan oleh salah seorang pegawai sekolah bahwa tentunya pemeriksaan itu bertujuan merazia barang-barang yang di larang di bawa ke dalam sekolah, seperti : telepon genggam yang di lengkapi dengan kamera, foto-foto, surat-surat, alat-alat kecantikan dan lain sebagainya. Yang mana seharusnya memang sebuah lembaga pendidikan sebagai pusat ilmu bukan untuk hal-hal yang tidak baik..

Lantas pihak sekolah pun melakukan sweeping di seluruh kelas dengan penuh semangat. Mereka keluar kelas, masuk kelas lain. Sementara tas para siswi terbuka di hadapan mereka. Tas-tas tersebut tidak berisi apapun melainkan beberapa buku, pulpen, dan peralatan sekolah lainnya..

Semua kelas sudah dirazia, hanya tersisa satu kelas saja. Dimana kelas tersebut terdapat seorang siswi yang menceritakan kisah ini. Apa gerangan yang terjadi ?!

Seperti biasa, dengan penuh percaya diri tim pemeriksa masuk ke dalam kelas. Mereka lantas meminta izin untuk memeriksa tas sekolah para siswi di sana. Pemeriksaan pun di mulai..

Di salah satu sudut kelas ada seorang siswi yang di kenal sangat tertutup dan pemalu. Ia juga di kenal sebagai seorang siswi yang berakhlak sopan dan santun. Ia tidak suka berbaur dengan siswi-siswi lainnya, ia suka menyendiri, padahal ia sangat pintar dan menonjol dalam belajar..

Ia memandang tim pemeriksa dengan pandangan penuh ketakutan, sementara tangannya berada di dalam tas miliknya !

Semakin dekat gilirannya untuk di periksa, semakin tampak raut takut pada wajahnya. Apakah sebenarnya yang disembunyikan siswi tersebut dalam tasnya ?!

Tidak lama kemudian tibalah gilirannya untuk di periksa..

Dia memegangi tasnya dengan kuat, seolah mengatakan demi Allah kalian tidak boleh membukanya !

Kini giliran di periksa, dan dari sinilah di mulai kisahnya...

"Buka tasmu wahai putriku.."

Siswi tersebut memandangi pemeriksa dengan pandangan sedih, ia pun kini telah meletakkan tasnya dalam pelukan..

"Berikan tasmu.."

Ia menoleh dan menjerit, "Tidak...tidak...tidak.."

Perdebatan pun terjadi sangat tajam..

"Berikan tasmu.." ... "Tidak.." ... "Berikan.." ... "Tidak.."

Apakah sebenarnya yang membuat siswi tersebut menolak untuk dilakukan pemeriksaan pada tasnya ?!

Apa sebenarnya yang ada dalam tas miliknya dan takut dipergoki oleh tim pemeriksa ?!

Keributan pun terjadi dan tangan mereka saling berebut. Sementara tas tersebut masih di pegang erat dan para guru belum berhasil merampas tas dari tangan siswi tersebut karena ia memeluknya dengan penuh kegilaan !

Spontan saja siswi itu menangis sejadi-jadinya. Siswi-siswi lain terkejut. Mereka melotot. Para guru yang mengenalnya sebagai seorang siswi yang pintar dan disiplin (bukan siswi yang amburadul), mereka terkejut melihat kejadian tersebut..

Tempat itu pun berubah menjadi hening..

Ya Allah, apa sebenarnya yang terjadi dan apa gerangan yang ada di dalam tas siswi tersebut. Apakah mungkin siswi tersebut.... ??

Setelah berdiskusi ringan, tim pemeriksa sepakat untuk membawa siswi tersebut ke kantor sekolah, dengan syarat jangan sampai perhatian mereka berpaling dari siswi tersebut supaya ia tidak dapat melemparkan sesuatu dari dalam tasnya sehingga bisa terbebas begitu saja..

Mereka pun membawa siswi tersebut dengan penjagaan yang ketat dari tim dan para guru serta sebagian siswi lainnya. Siswi tersebut kini masuk ke ruangan kantor sekolah, sementara air matanya mengalir seperti hujan..

Siswi tersebut memperhatikan orang-orang disekitarnya dengan penuh kebencian, karena mereka akan mempermalukannya di depan umum !

Karena perilakunya selama satu tahun ini baik dan tidak pernah melakukan kesalahan dan pelanggaran, maka kepala sekolah menenangkan hadirin dan memerintahkan para siswi lainnya agar membubarkan diri. Dan dengan penuh santun, kepala sekolah juga memohon agar para guru meninggalkan ruangannya sehingga yang tersisa hanya para tim pemeriksa saja..

Kepala sekolah berusaha menenangkan siswi malang tersebut. Lantas bertanya padanya, "Apa yang engkau sembunyikan wahai putriku..?"

Disini, dalam sekejap siswi tersebut simpati dengan kepala sekolah dan membuka tasnya !

Detik-detik yang menegangkan..

Ya Allah, apa sebenarnya benda tersebut ?

Coba tebak.. ?

Di dalam tas tersebut tidak ada benda-benda terlarang atau haram, atau telepon genggam atau foto-foto, demi Allah, itu semua tidak ada !

Tidak ada dalam tas itu melainkan sisa-sisa roti..

Yah, itulah yang ada dalam tas tersebut !

Setelah mengorek informasi dari siswi tersebut seputar roti itu..

Setelah merasa tenang, siswi itu berkata, "Sisa-sisa roti ini adalah sisa-sisa dari para siswi yang mereka buang di tanah, lalu aku kumpulkan untuk kemudian aku sarapan dengan sebagiannya dan membawa sisanya kepada keluargaku. Ibu dan saudari-saudariku di rumah tidak memiliki sesuatu untuk mereka santap di siang dan malam hari bila aku tidak membawakan untuk mereka sisa-sisa roti ini..

Kami adalah keluarga fakir yang tidak memiliki apa-apa. Kami tidak punya kerabat dan tidak ada yang peduli pada kami..

Inilah yang membuat aku menolak untuk membuka tas, agar aku tidak dipermalukan di hadapan teman-temanku di kelas, yang mana mereka akan terus mencelaku di sekolah, sehingga kemungkinan hal tersebut menyebabkan aku tidak dapat lagi meneruskan pendidikanku karena rasa malu. Maka saya mohon maaf sekali kepada Anda semua atas perilaku saya yang tidak sopan.."

Saat itu juga semua yang hadir menangis sejadi-jadinya, bahkan tangisan mereka berlangsung lama di hadapan siswi yang mulia tersebut..

Maka tirai pun di tutup karena ada kejadian yang menyedihkan tersebut, dan kita berharap untuk tidak menyaksikannya..

Karenanya wahai saudara dan saudariku, ini adalah satu dari tragedi yang kemungkinan ada di sekitar kita, baik itu di lingkungan dan desa kita sementara kita tidak mengetahuinya atau bahkan kita terkadang berpura-pura tidak mengenal mereka..

Wajib bagi seluruh sekolah dan pesantren untuk mendata kondisi ekonomi para santri-santrinya agar orang yang ingin membantu keluarga fakir miskin dapat mengenalinya dengan baik..

Kita memohon kepada Allah agar tidak menghinakan orang yang mulia dan memohon pada-Nya agar Dia selalu menjaga kaum Muslimin di setiap tempat..

(Sumber Majalah Islam Internasional Qiblati, Edisi 11 / Th. VIII, hal. 93-95)

Sabtu, 17 Mei 2014

Sebuah kisah

Apa Yang Mereka Dapati Di Dalam Tas..?!

oleh : Syekh Mamduh Farhan Al Buhairi

Pihak sekolah SMA Putri di kota Shan'a' yang merupakan ibu kota Yaman menetapkan kebijakan adanya pemeriksaan mendadak bagi seluruh siswi di dalam kelas. Sebagaimana yang ditegaskan oleh salah seorang pegawai sekolah bahwa tentunya pemeriksaan itu bertujuan merazia barang-barang yang di larang di bawa ke dalam sekolah, seperti : telepon genggam yang di lengkapi dengan kamera, foto-foto, surat-surat, alat-alat kecantikan dan lain sebagainya. Yang mana seharusnya memang sebuah lembaga pendidikan sebagai pusat ilmu bukan untuk hal-hal yang tidak baik..

Lantas pihak sekolah pun melakukan sweeping di seluruh kelas dengan penuh semangat. Mereka keluar kelas, masuk kelas lain. Sementara tas para siswi terbuka di hadapan mereka. Tas-tas tersebut tidak berisi apapun melainkan beberapa buku, pulpen, dan peralatan sekolah lainnya..

Semua kelas sudah dirazia, hanya tersisa satu kelas saja. Dimana kelas tersebut terdapat seorang siswi yang menceritakan kisah ini. Apa gerangan yang terjadi ?!

Seperti biasa, dengan penuh percaya diri tim pemeriksa masuk ke dalam kelas. Mereka lantas meminta izin untuk memeriksa tas sekolah para siswi di sana. Pemeriksaan pun di mulai..

Di salah satu sudut kelas ada seorang siswi yang di kenal sangat tertutup dan pemalu. Ia juga di kenal sebagai seorang siswi yang berakhlak sopan dan santun. Ia tidak suka berbaur dengan siswi-siswi lainnya, ia suka menyendiri, padahal ia sangat pintar dan menonjol dalam belajar..

Ia memandang tim pemeriksa dengan pandangan penuh ketakutan, sementara tangannya berada di dalam tas miliknya !

Semakin dekat gilirannya untuk di periksa, semakin tampak raut takut pada wajahnya. Apakah sebenarnya yang disembunyikan siswi tersebut dalam tasnya ?!

Tidak lama kemudian tibalah gilirannya untuk di periksa..

Dia memegangi tasnya dengan kuat, seolah mengatakan demi Allah kalian tidak boleh membukanya !

Kini giliran di periksa, dan dari sinilah di mulai kisahnya...

"Buka tasmu wahai putriku.."

Siswi tersebut memandangi pemeriksa dengan pandangan sedih, ia pun kini telah meletakkan tasnya dalam pelukan..

"Berikan tasmu.."

Ia menoleh dan menjerit, "Tidak...tidak...tidak.."

Perdebatan pun terjadi sangat tajam..

"Berikan tasmu.." ... "Tidak.." ... "Berikan.." ... "Tidak.."

Apakah sebenarnya yang membuat siswi tersebut menolak untuk dilakukan pemeriksaan pada tasnya ?!

Apa sebenarnya yang ada dalam tas miliknya dan takut dipergoki oleh tim pemeriksa ?!

Keributan pun terjadi dan tangan mereka saling berebut. Sementara tas tersebut masih di pegang erat dan para guru belum berhasil merampas tas dari tangan siswi tersebut karena ia memeluknya dengan penuh kegilaan !

Spontan saja siswi itu menangis sejadi-jadinya. Siswi-siswi lain terkejut. Mereka melotot. Para guru yang mengenalnya sebagai seorang siswi yang pintar dan disiplin (bukan siswi yang amburadul), mereka terkejut melihat kejadian tersebut..

Tempat itu pun berubah menjadi hening..

Ya Allah, apa sebenarnya yang terjadi dan apa gerangan yang ada di dalam tas siswi tersebut. Apakah mungkin siswi tersebut.... ??

Setelah berdiskusi ringan, tim pemeriksa sepakat untuk membawa siswi tersebut ke kantor sekolah, dengan syarat jangan sampai perhatian mereka berpaling dari siswi tersebut supaya ia tidak dapat melemparkan sesuatu dari dalam tasnya sehingga bisa terbebas begitu saja..

Mereka pun membawa siswi tersebut dengan penjagaan yang ketat dari tim dan para guru serta sebagian siswi lainnya. Siswi tersebut kini masuk ke ruangan kantor sekolah, sementara air matanya mengalir seperti hujan..

Siswi tersebut memperhatikan orang-orang disekitarnya dengan penuh kebencian, karena mereka akan mempermalukannya di depan umum !

Karena perilakunya selama satu tahun ini baik dan tidak pernah melakukan kesalahan dan pelanggaran, maka kepala sekolah menenangkan hadirin dan memerintahkan para siswi lainnya agar membubarkan diri. Dan dengan penuh santun, kepala sekolah juga memohon agar para guru meninggalkan ruangannya sehingga yang tersisa hanya para tim pemeriksa saja..

Kepala sekolah berusaha menenangkan siswi malang tersebut. Lantas bertanya padanya, "Apa yang engkau sembunyikan wahai putriku..?"

Disini, dalam sekejap siswi tersebut simpati dengan kepala sekolah dan membuka tasnya !

Detik-detik yang menegangkan..

Ya Allah, apa sebenarnya benda tersebut ?

Coba tebak.. ?

Di dalam tas tersebut tidak ada benda-benda terlarang atau haram, atau telepon genggam atau foto-foto, demi Allah, itu semua tidak ada !

Tidak ada dalam tas itu melainkan sisa-sisa roti..

Yah, itulah yang ada dalam tas tersebut !

Setelah mengorek informasi dari siswi tersebut seputar roti itu..

Setelah merasa tenang, siswi itu berkata, "Sisa-sisa roti ini adalah sisa-sisa dari para siswi yang mereka buang di tanah, lalu aku kumpulkan untuk kemudian aku sarapan dengan sebagiannya dan membawa sisanya kepada keluargaku. Ibu dan saudari-saudariku di rumah tidak memiliki sesuatu untuk mereka santap di siang dan malam hari bila aku tidak membawakan untuk mereka sisa-sisa roti ini..

Kami adalah keluarga fakir yang tidak memiliki apa-apa. Kami tidak punya kerabat dan tidak ada yang peduli pada kami..

Inilah yang membuat aku menolak untuk membuka tas, agar aku tidak dipermalukan di hadapan teman-temanku di kelas, yang mana mereka akan terus mencelaku di sekolah, sehingga kemungkinan hal tersebut menyebabkan aku tidak dapat lagi meneruskan pendidikanku karena rasa malu. Maka saya mohon maaf sekali kepada Anda semua atas perilaku saya yang tidak sopan.."

Saat itu juga semua yang hadir menangis sejadi-jadinya, bahkan tangisan mereka berlangsung lama di hadapan siswi yang mulia tersebut..

Maka tirai pun di tutup karena ada kejadian yang menyedihkan tersebut, dan kita berharap untuk tidak menyaksikannya..

Karenanya wahai saudara dan saudariku, ini adalah satu dari tragedi yang kemungkinan ada di sekitar kita, baik itu di lingkungan dan desa kita sementara kita tidak mengetahuinya atau bahkan kita terkadang berpura-pura tidak mengenal mereka..

Wajib bagi seluruh sekolah dan pesantren untuk mendata kondisi ekonomi para santri-santrinya agar orang yang ingin membantu keluarga fakir miskin dapat mengenalinya dengan baik..

Kita memohon kepada Allah agar tidak menghinakan orang yang mulia dan memohon pada-Nya agar Dia selalu menjaga kaum Muslimin di setiap tempat..

(Sumber Majalah Islam Internasional Qiblati, Edisi 11 / Th. VIII, hal. 93-95)

Pahala Sedih dan Sakit

Sesorang akan merasa bersedih ketika orang Чαπƍ dicintainya sakit, baik orang tua, (ayah dan ibunya), atau istri dan anak-anaknya, atau saudara dan saudarinya.

Itu merupakan hal Чαπƍ manusiawi, namun hendaklah ridho dengan apa Чαπƍ menimpa diri dan keluarganya, dengan mengharap pahala δ¡ sisi Allah Ta'ala.

Kesusahan, kesedihan dan rasa sakit yang ia rasakan akan menghapus dosa-dosanya. Nabi صلى الله عليه و سلم  bersabda:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيْبُهُ أَذًى مِنْ مَرَضٍ فَمَا سِوَاهُ إِلا حَط اللهُ بِهِ سَيِّئَاتِهِ كَمَا تَحُط

“Tidaklah seorang muslim yang terkena musibah penyakit atau yang lainnya, pasti Allah akan hapuskan kesalahannya, sebagaimana pohon menggugurkan daun-daunnya”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Beliau صلى الله عليه و سلم juga bersabda:

مَا مِنْ شَيْءٍ يُصِيْبُ الْمُؤْمِنَ مِنْ نَصَبٍ، وَلاَ حَزَنٍ، وَلاَ وَصَبٍ، حَتى الْهَم يُهِمهُ؛ إِلا يُكَفِّرُ اللهُ بِهِ عَنْهُ سِيِّئَاتِهِ

“Tidaklah sesuatu menimpa seorang mukmin baik keletihan, kesedihan, kesusahan, hingga kegundah-gulanaan melainkan Allah akan menghapuskan dengannya sebagian dari kesalahan-kesalahannya”. (HR. Muslim).

Kalau orang tua atau anak sakit, dan menjadikan kita bersedih hati, maka kesedihan kita bisa menjadi penghapus sebagian dosa-dosa kita.

Mudah-mudahan Allah Ta'ala menghpuskan dosa-dosa kita semua.

Ust. Fuad Hamzah Baraba LC

Lebih tersembunyi dari langkah semut yang merayap

Segala puji hanyalah milik اللّـﮧ. Sholawat dan salam untuk Rosululloh. Amma ba'du!

Saudaraku seislam yang saya muliakan, semoga اللّـﮧ memberikan kefahaman dan manfaat dari hadits Nabi kita berikut :

Dari Ma’qil bin Yasar ~rodhiyallohu ‘anhu~, ia berkata : “Aku bersama Abu Bakar ash-Shiddieq ~rodhiyallohu ‘anhu~ menemui Nabi ~shollallohu ‘alaihi wa sallam~. Setelah bertemu beliau berkata, ‘Wahai Abu Bakar! Sungguh perbuatan syirik lebih tersembunyi dari langkah semut yang merayap.’

Abu Bakar berkata, ‘Bukankah syirik itu menjadikan bersama Alloh ada sesembahan yang lain?’

Nabi ~shollallohu 'alaihi wa sallam~ bersabda : ‘Demi Alloh yang diriku dalam Tangan-Nya, sungguh perbuatan syirik itu lebih tersembunyi dari langkah semut yang merayap. Maukah aku tunjukkan sesuatu yang jika engkau ucapkan maka syirik itu baik yang kecil maupun yang besar akan hilang darimu?’

Beliau bersabda : ‘Ucapkanlah :

اللّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَ أَنَا أَعْلَمُ وَ أَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ

Alloohumma innii a’uudzu bika an-usyrika bika wa ana a’lam wa astaghfiruka limaa laa a’lam

Artinya :

“Ya Alloh sungguh aku berlindung kepada-Mu dari berbuat syirik kepada-Mu sedangkan aku mengetahuinya. Dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap apa-apa yang tidak aku ketahui’” [HR. Al Bukhori ~rohimahulloh~ dalam Adabul Mufrod dishohihkan oleh Syaikh Al Albani ~rohimahulloh~ dalam Shohiehu Adabil Mufrod no. 554]

Semoga اللّـﮧ melindungi kita semua dari terjatuh kepada kesyirikan dan semua perkara yang mengundang murka dan siksa-Nya. Dan semoga kita termasuk hamba2-Nya yang selamat di dunia dan di akhirat kelak.

Ibnu mukhtar

Jumat, 16 Mei 2014

Mereka Yang Dinaungi Alloh

Segala puji hanyalah milik اللّـﮧ. Sholawat dan salam untuk Rosululloh. Amma ba'du!

Saudaraku seislam yang saya muliakan, Hari kiamat itu pasti datangnya..Hari itu orang-orang kafir dan munafik tunduk terhina..Orang-orang berdosa pun bingung dan ketakutan..Hari itu hari yang penuh kesusahan dan menakutkan..Kecuali untuk mereka yang dirahmati Alloh..Kecuali untuk  mereka yang di naungi Alloh dengan naungan-Nya..

Dari Abu Huroiroh rodhiyallohu ‘anhu, dari Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda :

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ أَخْفَى حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

“Ada tujuh golongan yang akan dinaungi Alloh dengan naungan-Nya di hari kiamat kelak yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya ; Imam yang adil, pemuda yang tumbuh dalam beribadah kepada Robb-nya,  orang yang hatinya tergantung ke masjid, dua orang yang saling mencintai karena Alloh bertemu dan berpisah karena-Nya, seseorang yang di ajak berzina oleh wanita yang memiliki kekayaan dan kecantikan maka ia mengatakan, ‘sesungguhnya aku takut kepada Alloh’, seseorang yang bershodaqoh dengan menyembunyikan shodaqohnya hingga tangan kirinya tidak tahu apa yang dikeluarkan tangan kanannya, dan seseorang yang mengingat Alloh di tempat yang sunyi lalu mengalirlah air matanya.” (HSR. Bukhori dan Muslim ~rohimahumalloh)

Semoga Alloh menjadikan saya dan pembaca risalah ini menjadi hamba yang mendapatkan naungan-Nya di hari kiamat kelak.

آميــــــــــــــــــــن يَا رَبَّ العَالَمِينْ

Wa shollallohu wa sallama 'alaa Nabiyyina Muhammad

Kamis, 15 Mei 2014

Lalu keluarlah Dajjal

Oleh : Ust. Badrusalam, Lc

Dari Abdullah bin Umar berkata, "Kami dahulu pernah duduk-duduk bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau seringkali menyebutkan tentang fitnah (yang akan terjadi), hingga beliau menyebut fitnah ahlas.

Lalu ada yang bertanya, "Apakah fitnah ahlas itu?"

Beliau menjawab, "yaitu harob (saling bermusuhan dan berperang) dan charob (hilangnya harta dan keluarga).
Beliau bersabda, "Kemudian datang setelah itu fitnah sarro (kesenangan), kotorannya berasal dari salah seorang AHLI BAITku, ia menganggap dari (golongan)ku padahal bukan. Sesungguhnya wali-waliku hanyalah orang yang bertaqwa."

Kemudian manusia akan berdamai di atas (kepemimpinan) seseorang yang tidak punya ketegasan.

Kemudian setelah itu datang fitnah duhaima (berat dan membabi buta), tidak ada seorangpun umat ini kecuali ia akan terkena fitnah tersebut. Bila diperkirakan akan selesai, ia malah semakin panjang. Pada waktu itu di pagi hari seseorang beriman, sore harinya menjadi kafir. Di sore hari mukmin, paginya menjadi kafir.

Hingga manusia (umat islam) pun menjadi dua kelompok; kelompok iman yang tidak ada padanya kemunafikan. Dan kelompok munafik yang tidak ada padanya iman.

Bila hal itu telah terjadi, maka tunggulah dajjal keluar di hari itu atau keesokan harinya.
(HR Ahmad, Abu Dawud).

Hadits yang membuat merinding bulu roma..
Bagaimana tidak..
Sekarang kita berada di zaman sarro..
Kenikmatan..
Dan kesenangan..
Ternyata Kotorannya berasal dari sebagian ahlu bait Nabi..
Mereka menganggap dari golongan Rasulullah..
Padahal bukan..
Ini menunjukkan..
Sebatas keturunan Nabi bukanlah jaminan selamat dari kesesatan..
Lalu..
Akan datang fitnah yang berat dan membabi buta..
Akankah kita mengalami fitnah duhaima itu...
Ya Rabb.. Apabila ternyata kami mengalaminya..
Maka wafatkan kami dalam keadaan hati kami tidak terfitnah..
Kokohkan hati kami di atas iman..
Kuatkan kami..
Tegarkan kami..
La haula walaa quwwata illaa billaah..

4 Golongan Laki-Laki Yang Akan Ditarik Wanita Ke Neraka

1. Ayahnya
Jika seorang lelaki yang telah menyandang
gelar ayah namun ia tidak mempedulikan anak
perempuannya. Tidak peduli dia sholat atau
tidak! Tak peduli dia bisa ngaji atau tidak.
Tidak peduli dia menutup aurat atau tidak.
Tidak peduli mau belajar agama atau tidak.
Namun, hanya mementingkan kepentingan
dunia saja, tidak memikirkan masa depannya
di akhirat. Ini tidak cukup, jika hanya
mementingkan dunia saja. Maka dia akan
ditarik ke neraka oleh anaknya

2. Suaminya
Apabila seorang suami tidak memikirkan
tingkah laku seorang istrinya. Bergaul bebas.
Berdandan kepada yang bukan mahramnya.
Menyebar gosip dan fitnah.
Jika suami mendiamkan hal seperti ini.
Walaupun dia seorang yg alim. sholatnya aktif,
puasanya jauh dari lalai. Zakat tak pernah
bolong. Maka dia akan di tarik bersama
istrinya ke dalam Neraka.

3. Saudara Lelakinya
Apabila ayahnya sudah meninggal, maka
tanggung jawab kehormatan dibebankan
kepada saudara laki-lakinya (kakak, paman).
Jika dia hanya mementingkan keluarganya
saja, sedangkan adik atau keponakannya
dibiarkan jauh dari ajaran Islam, Jauh dari
Allah. Maka silahkan menunggu tarikan
mereka kelak di akhirat.

4. Anak Lelakinya
Apabila seorang anak lelaki membiarkan
Ibunya melakukan kesalahan. Membiarkan
ibunya melakukan perbuatan yang membuat
murka Allah, membiarkan ibunya melakukan
perbuatan yang tidak dibenarkan dalam Islam.
Menyebar fitnah, menggunjing, mengumpat.
Maka dia akan ditanyai dan di minta
pertanggung jawabannya kelak di akhirat. Dan
dia akan menemani ibunya di Neraka

WANITA BANYAK KE NERAKA, MENGAPA?

Untukmu ya ukhtina fillaah,,

Ingatlah sabda Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam ini,

supaya kita tidak termasuk wanita ýαπğ kufur terhadap suami.

Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda :
"Telah diperlihatkan neraka kepada ku, ternyata penghuninya kebanyakan kaum wanita disebabkan mereka kufur (mengingkari)!"

Ada yang bertanya :
"Apakah mereka kufur (mengingkari) Allah?"

Rasulullah menjawab :
"Mereka kufur kepada suami dan mengkhufuri kebaikannya. Sekiranya kamu (laki-laki) berbuat baik setahun penuh lalu dia (wanita) mendapati sesuatu yang tidak berkenan pada mu, ia (wanita) pasti berkata :

"Sama sekali aku tidak melihat kebaikan pada mu."

[Hadits Shahih : Diriwayatkan oleh Bukhari didalam Shahih nya. Shahih Bukhari no 29, juga dalam 431, 784, juga 1052, juga dalam 3202 dan 5197]

kufur yang dimaksud didalam hadits ini adalah kufur yang tidak mengeluarkan pelakunya dari islam.
akan tetapi ini SANGAT BERBAHAYA bagi seorang wanita.

Wanita itu sangat sulit menerima kesalahan dan kekurangan sang Suami.

Dan itu memang sifat para wanita.

Ketika suaminya melakukan kesalahan, maka dia seolah-olah ingin lari sekencang-kencangnya dari sang suaminya.
Padahal begitu banyak kebaikan suami terhadap dirinya dan itu dia lupa.

Hati-hati wahai para wanita, suami mu bukanlah malaikat ýαπğ tidak mempunyai kesalahan.

Terkadang godaan kepada suami itu lebih besar daripada godaan terhadap Isteri.

maka jika seorang suami bersalah kepada mu, maka jadikanlah hadits ini sebagai penghibur mu.

dengan mengingat kebaikan-kebaikan suami mu, dan memaafkan kesalahannya dan memperbaiki apa yang harus diperbaiki.

semoga Allah memberikan ketenangan dan kedamaian disetiap keluarga islam

Aamiin ya rabbal alaimiin

Semoga bermanfaat

Selasa, 13 Mei 2014

Sibuk dengan Berita Politik

Akhi … kenapa hari-harimu cuma ingin mengurus capres A dan capres B, padahal berita politik tidaklah jelas.

Akhi … bukankah engkau tahu bahwa dalam politik itu ingin saling menjatuhkan satu dan lain.

Akhi … bukankah engkau tahu bahwa dalam politik tidak ada kawan sejati dan tidak ada musuh abadi.

Akhi … jangan terlalu memforsir usahamu untuk terus menelusurui berita politik.

Engkau tahu demikian, namun kerjaanmu setiap harinya hanya menelusuri terus berita capres A dan capres B, itu pun engkau tidak bisa menemukan manakah yang benar dari berita-berita yang ada.

Kenapa engkau terlalu sibuk dengan berita yang hanya berlandaskan “katanya”?

Padahal Allah membenci seperti itu sebagaimana dalam hadits,

وَيَكْرَهُ لَكُمْ قِيلَ وَقَالَ

“Allah tidak menyukai qiila wa qool (berkata hanya berlandaskan ‘katanya’)” (HR. Muslim no. 1715, dari Abu Hurairah).

Qiila wa qool kata Ibnu Katsir, maksudnya adalah, “Banyak bicara tentang perkataan orang lain namun (1) tanpa kroscek, (2) tanpa memastikan, (3) tanpa mencari kejelasan.” (Tafsir Surat An Nisaa’ ayat 82).

Andai waktumu habis untuk menelaah buku dan kitab.

Andai waktumu habis untuk mendatangi majelis ilmu.

Andai waktumu habis dengan menelusuri website islam bermanfaat.

Andai waktumu hanya dengan ilmu, ilmu dan ilmu.

Ayo kembali ngaji lagi.

Semoga Allah memberi taufik pada kita semua dalam memanfaatkan waktu-waktu kita.

Artikel Muslim.Or.Id

Oleh: ust. Muhammad Abduh Tuasikal

Apa jawab kalian???

Alhamdulillah, wash-sholaatu was-salaamu 'alaa Rosuulillah. Wa ba'du.

Saudaraku seislam yang saya muliakan, Rosululloh shollallohu 'alaihi wa sallam pernah berkhuthbah di padang Arofah saat haji perpisahan (Haji Wada'). Dan di antara isi khuthbah beliau pada saat itu adalah ;

و أنتم تسألون عنّي فما أنتم قائلون؟

"Wa antum tus-aluuna 'annii, fa maa antum qoo-iluun

Dan kalian akan ditanya tentang aku. Apa jawaban kalian?"

Para sahabat yang hadir  mengatakan ;
نشهد أنّك قد بلّغت و أدّيت و نصحت

"Nasy-hadu annaka qod balaghta, wa addayta wa nashohta

kami bersaksi bahwasanya engkau telah menyampaikan risalah, menunaikan amanah dan menasihati ummat

Setelah mendengar jawaban kaum muslimin yang hadir, maka Rosululloh shollallohu 'alaihi wa sallam mengangkat jari telunjuknya ke langit, lalu mengarahkan jari tersebut ke mereka seraya bersabda :

"Allohummasy-had ya اللّـﮧ, persaksikanlah!", beliau mengulang-ulang ucapannya itu tiga kali.

[Diringkas dari hadits shoheh riwayat Imam Muslim~rohimahulloh~ no. 1218 dari Jabir ~rodhiyallohu 'anhu~]

Saudaraku, khuthbah Nabi ini merupakan salah satu dalil yang menunjukkan kesempurnaan agama Islam. Apa pun perkara yang dibutuhkan seorang muslim untuk kebaikan dan keselamatan bagi agama, dunia dan akhiratnya, semuanya telah dijelaskan Nabi kita tanpa ada yang beliau sembunyikan sedikitpun.

Maka kewajiban kita adalah meng-ilmui [mencari tahu] apa-apa yang beliau ajarkan itu, lalu kita amalkan ia dalam kehidupan kita sehari-hari. Jangan takut atau bimbang untuk meninggalkan apa pun amalan  yang selama ini kita amalkan jika ternyata tidak sesuai tuntunan beliau shollallohu 'alaihi wa sallam.

Yuuk Serba Sunnah, Jangan Betah Serba Salah.

Wa shollallohu wa sallama 'alaa Nabiyyinaa Muhammad

Minggu, 11 Mei 2014

Haruskah kecantikan kita diakui dunia?

Kita selalu cenderung memperhatikan pandangan orang lain tentang penampilan kita. Kita merasa, bahwa apa sudah kita miliki kurang sempurna ini dan itu. Pipi tembem, kulit kering, badan gemuk, kulit hitam, dll. Semua yang menjadi masalah di fisik kita, sudah pasti mengganggu rasa percaya diri. Bahkan hanya untuk sebuah tahi lalat yang menempel diwajah, bisa jd penyebab hilangnya rasa percaya diri sampai2 mencari informasi sana sini untuk menghilangkannya meski dgn biaya mahal sekalipun.

Lihatlah kosmetik yang setiap iklannya mampu membuat kita merasa semakin bermasalah dan merasa perlu memperbaikinya dgn produk itu. Foundation yang bisa mengkoreksi bopeng atau bekas jerawat, sampai blush on yang katanya bisa membuat wajah cantik merona, bahkan bulu mata palsu yang kita sangka bisa menambah cantik bentuk mata. Kita, yang akhirnya tidak percaya diri keluar rumah tanpa kosmetik. Atau setidaknya menutupnya dgn kacamata putih hanya untuk mensiasati mata yang belum sempat dipoles shadow dan eyeliner. 

Siapa yang kita tiru? Mereka yang selalu ada di layar Tv, tampak cantik dan glamour dgn make up dan pakaian indah. Tentang tas yang harganya fantastis, kita tiru meski dgn Tas KW sekalipun. Pada dasarnya mereka (artis) yang sering kita lihat menggunakan make up setebal itu untuk keperluan shooting. Kita yang menyaksikan menyangka itu menjadi keharusan untuk di pakai setiap hari meski untuk kepasar sekalipun.

Sampai pakaiannya bisa menjadi trend yang kita tiru. Apakah kita tidak menyadari kita sedang tertipu?Mata diluar sana akan cenderung melihat saat ada pemandangan kontras didekatnya. Entah itu makeup yang terlalu tebal, atau warna pakaian yang tidak karuan paduan warna dan motifnya. Jangan salah sangka kalau kita menjadi pusat perhatian berarti kita cantik. Banyak hal, seperti juga setiap hari kita secara reflek memperhatikan orang yang berpenampilan diluar kebiasaan.

Semua hal ini telah memalingkan kita dari syari'at islam yang telah memuliakan wanita. Menjaga wanita dari fitnah, dan menjadikan wanita ratu dirumah. Perhatikanlah bagaimana islam mengatur pakaian muslimah menutupi aurat, diperintahkan wanita untuk tidak mempercantik diri kecuali dihadapan suaminya. Rasakanlah perubahan sikap dari sekitarmu saat kita menggunakan pakaian syar'i. Setiap orang akan bersikap lebih hormat. Jika ia laki2, mereka akan menundukkan pandangannya dihadapanmu.

Tak berani mengganggu, apalagi menggodamu. Sungguh indah syar'iat islam namun kita tertipu dunia.Mengapa berat bagi kita meninggalkan pakaian lama dan menggantinya dgn pakaian sederhana yang menutup auratmu. Mengapa kita merasa takut tidak cantik memakainya? Kita sungguh tetap cantik dibaliknya, dan kita memang tidak membutuhkan pengakuan cantik dari orang lain. Kita cantik, hanya untuk suami kita.

Semahal mutiara yang tinggal dibalik kerang yang keras dan tak menarik. Namun pemiliknya tentulah bukan orang yang sembarangan. Ya, suamimu, pemilik mutiara terindah didunia. Jadilah mutiara, perhiasan terindah milik suamimu.


Elmika Hijrah

Dia yang menang dan tetap tenang

Dia yang tetap diam tak mengeluh, meski ia dirundung sedih.
Sesekali batinnya menangis, merintih, menahan sakit yang ia alami.
Namun ia tetap menerimanya sebagai bagian dari takdir Alloh.
Maka ia, sungguh perkasa untuk tetap tegar.Dia yang tetap diam tak marah, meski ia demikian ingin marah.
Tak ada perlawanan, tak ada rasa ingin membalas, tak juga ia sakit hati.
Ia diam, dan ia sesungguhnya telah menang melawan hawa nafsunya.
Dia yang terlihat selalu baik baik saja, dia pula yang tak pernah mengungkapkan kesulitannya. Ia bersikap seolah ia tak perlu dikasihani.
Ia sanggup membuang keluhan dan tetap hidup dengan kuat karena imannya.
Dia ada disekitar kita, bisa jadi dia adalah salah satu sahabat kita.
Dia yang tetap sederhana namun selalu menampakkan keceriaannya ditengah tengah kita.
Dia yang mungkin sedang lapar, tapi berpura2 sudah kenyang.
Dia yang mungkin ingin, tapi berpura2 tak ingin padahal tak mampu.
Berapa banyak keluhan kecil yang kita keluarkan setiap hari? Mengumpat, kesal, bahkan hanya karena hal yang sangat sepele.
Berapa banyak pula kita tersinggung, saat salah sangka dengan ucapan seseorang, lalu kita marah demikian besar seakan kitalah orang yang paling terdzalimi.
Dan berapa banyak rasa syukur yang luntur, iman yang pudar, kesabaran yang telah habis hanya karena rentetan kejadian kecil dalam keseharian kita.

Semoga syukur itu itu hadir kembali, iman kita semakin bertambah, dan sabar kita tiada berbatas.

Belilah meski tak butuh

Seorang nenek duduk dipelataran parkir.
di sampingnya terpajang aneka keripik dengan kemasan sederhana.
Nampak tidak menarik, apalagi saat sibuknya lalu lalang orang yang keluar masuk gedung mall.
Senyumnya ramah menyapa setiap orang yang melaluinya, ia tak bosan menyapa satu demi satu, berharap dagangannya dibeli.
Kebanyakan bahkan tak sempat menjawab tawaran sang nenek.
Ada juga yang menolak dengan halus. Dan sebagian kecil membelinya.
Satu bungkus 10rb, tak seberapa mahal untuk satu kemasan keripik pisang dagangannya.
Tapi lihatlah, wajahnya begitu bahagia saat seseorang membelinya.
Seorang kakek setiap hari berjalan kaki berkeliling kompleks, ia membawa sapu lidi hasil buatannya sendiri.
Seorang ibu menawar sapu lidi buatan sang kakek, harga yang ditawarkan sudah murah, hanya 10rb.
Tapi ibu itu menawar agar sapunya 5rb saja. Diakhir transaksi, kakek melepas sapunya seharga 8rb.
Si ibu puas karena mendapat diskon 2rb.
Dan hari itu, kakek pulang dengan uang hanya 8rb saja.
Uang makannya hari itu, yang harus ia bagi lagi bersama istri dan cucunya.
Ia tak berhasil menjual banyak, hanya satu sapu saja.Disebuah restoran, satu keluarga menikmati makanan dengan lahapnya.
Bisa menghabiskan beberapa ratus ribu untuk makan disana.
Tak lupa seusai membayar Bill, ayah meninggalkan satu lembar uang 20rb sebagai tip.Dirumah, seorang ibu mengumpulkan barang bekas karena nanti bisa dijual ke tukang rongsokan yang lewat.
Lumayan, terkadang dengan tawar menawar yang sengit, akhirnya si ibu mendapat uang 10-20rb.
Terkadang si ibu dan si abang masih bergerutu karena harga yang tidak terlalu cocok.

Bayangkan, jika nenek penjual keripik tadi, kita beli saja meski tak butuh. 10rb baginya, bukan hasil meminta, tapi perjuangan kerasnya melangkah puluhan kilometer dari rumahnya mengais rezeki halal.

Jika seandainya kakek penjual sapu, dibayar 20rb meski harga sapu 10rb. Ketimbang menawarnya, ia tentu pulang dengan langkah yang bahagia.

Bisa membawakan makanan yang sedikit lebih baik dari biasanya untuk istri dan cucunya.Lalu seandainya ibu yang mengumpulkan barang bekas memberikan saja dengan sukarela.
Toh ia tidak lagi membutuhkan barang itu. Apa yang terjadi? Doa mengalir dari abang tukang rongsok.
Bisa jadi istrinya sedang sakit, atau anaknya butuh biaya sekolah.Membeli yang tidak kita butuhkan, melebihkan dari harga yang ditawarkan, atau memberikan sesuatu kepada mereka ditengah kerasnya perjuangan hidup mereka yang bertahan untuk tidak meminta2.
Kitalah yang lebih berbahagia akhirnya, karena mereka begitu saja mendoakan kita dengan tulus.

Mengapa kita membeli mahal tanpa menawar di tempat yang berkelas, lalu menawar sebisa mungkin saat belanja dipinggir jalan.
Mengapa 20rb terasa mahal, saat nenek menawarkan sebungkus keripik dagangannya, dibanding kita yang mudah saja meninggalkan 20rb sebagai uang tip usai makan di sebuah restoran mewah.

Renunganku,

Ditulis oleh ukhty Elmika hijrah

Surga Allohu Ta'ala bukan untuk Orang Sombong

Rosululloh Shollallohu 'Alaihi wa Sallam bersabda:

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ قَالَ رَجُلٌ إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً قَالَ إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ
“Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi..!”

Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?”

Rosululloh menjawab:

“Sesungguhnya Alloh itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.“ (HR. Muslim no. 91).

Al Imam An Nawawi -Rohimahulloh- berkata:

“Hadist ini berisi larangan dari sifat sombong yaitu menyombongkan diri kepada manusia, merendahkan mereka, serta menolak kebenaran”
(Syarah Shahih Muslim Imam Nawawi)

Ikhwah Fillah..

Sering sadar atau gak sadar Kita kadang jatuh kepada Kesombongan..

Kesombongan dengan meremehkan orang lain, merasa diri paling benar, merasa kelompoknya paling bagus, merasa orang lain gak sebanding dengan kesolehan dan ilmu Kita..

Akhirnya Kita meremehkan orang lain diatas kesombongan..

Ada juga Kesombongan dengan menolak kebenaran yang datang dari Syari'ah Allohu Ta'ala dan Rosul-Nya..

Menolak ajaran Al Qur'an dan Assunnah yang Murni dengan alasan kebanggaan budaya dan Tradisi walaupun budaya dan tradisi itu berlumuran Bid'ah dan Khurofat..

Yaa.. Sombong..!!

Bagian dari penyakit Hati yang paling Mudah Kumat di Jiwa manusia..!!

Padahal sudah jelas dari dalil Hadits Rosululloh diatas kalau Orang Sombong gak Akan Masuk Syurga..!!

Masihkan Kita mau Sombong..?

Masihkah Kita Suka Meremehkan Orang lain..?

Masihkah Kita menolak Kebenaran Ajaran Al Qur'an dan Assunnah..?

Mari Kita Istropeksi dan membersihkan diri Kita dari Kesombongan..

Wallohu Waliyyut Taufiiq wal Irsyaad.

Fawaid dari
Ustadz Abu Fauzan Al Junaedy.

Kamis, 08 Mei 2014

Makna dan Konsekuensi Syahadat 'Muhammad Abduhu wa Rosuuluhu'

Segala puji hanyalah milik اللّـﮧ. Sholawat dan salam untuk Rosululloh. Amma ba'du!

Saudaraku seislam yang saya muliakan, ketahuilah bahwa ucapan syahadat (persaksian) atau biasa disebut 'dua kalimat syahadat' :

أشـــهد أن لا إلـﮧ إلاّ اللّـﮧ و أشـــهد أنّ مـــحمّدا عبده و رســـولـﮧ

bukanlah sekedar ucapan asbun (asal bunyi) tanpa makna dan konsekuensi sebagaimana dikira banyak orang. Namun kalimat itu mengandung makna yang agung dan konsekuensi yang harus diberikan.

Mengenai makna dan konsekuensi persaksian  ~ لا إلـﮧ إلاّ اللّـﮧ ~ telah berlalu pembahasannya di BC sebelumnya, silahkan lihat dan pelajari kembali.

Adapun tentang makna dan persaksian yang terkadung dalam syahadat :

~  و أشـــهد أنّ مـــحمّدا عبده و رســـولـﮧ ~

yang artinya : "..dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu adalah hamba dan rosul-Nya.

adalah :

"Mengakui secara lahir dan batin bahwasanya Nabi Muhammad itu adalah hamba اللّـﮧ dan utusan-Nya untuk seluruh manusia, dan beramal dengan konsekuensinya berupa ;

1] Mentaati apa yang beliau perintahkan,

2] Membenarkan apa pun yang beliau kabarkan,

3] Menjauhi apa yang beliau larang dan cegah,

4] Mengutamakan sabda beliau dari ucapan siapa pun

5] Beribadah kepada اللّـﮧ semata dengan apa-apa yang beliau ajarkan dalam sunnahnya.

Demikian dapat disampaikan.

Semoga dua kalimat syahadat yang kita ucapkan itu disertai dengan pemahaman yang benar akan maknanya dan kesungguhan dalam merealisasikan konsekuensinya. Dan semoga اللّـﮧ membenarkan persaksian kita itu dan menjadikannya bermanfaat di dunia dan di akhirat

آميــــــــــــــــــــن يَا رَبَّ العَالَمِينْ

Wa shollallohu wa sallama 'alaa Nabiyyina Muhammad

                 ~o0o~

Ma'na & Konsekuensi ~ لا إلـﮧ إلاّ اللّـﮧ ~

Segala puji hanyalah milik اللّـﮧ. Sholawat dan salam untuk Rosululloh. Amma ba'du!

Saudaraku seislam yang saya muliakan, ketahuilah bahwa kalimat.  ~ لا إلـﮧ إلاّ اللّـﮧ ~ itu bukan sebuah kalimat kosong atau asbun (asal bunyi) tanpa ma'na dan konsekuensi sebagaimana dikira banyak orang. Namun kalimat itu mengandung ma'na yang agung dan konsekuensi yang harus diberikan.

Adapun ma'na kalimat 
~ لا إلـﮧ إلاّ اللّـﮧ ~
yang agung ini adalah :

لا معبـــود بحقّ إلاّ اللّـﮧ

Laa Ma'buuda bihaqqin illalloohu

Artinya :  Tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar kecuali hanya اللّـﮧ. 

Sedangkan konsekuensi yang harus diberikan atas 
~ لا إلـﮧ إلاّ اللّـﮧ ~ 
yang diucapkan adalah :

Pertama,

ترك عبادتة ما سوى اللّـﮧ من جميع المعبودات

Meninggalkan segala bentuk peribadatan kepada selain اللّـﮧ

Kedua,
و عبادة اللّـﮧ وحده لا شريك لـﮧ

Beribadah kepada Alloh semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya

Maka siapa yang mengucapkan kalimat ~ لا إلـﮧ إلاّ اللّـﮧ ~dengan lisannya namun hatinya tidak membenarkan apa yang diucapkannya maka ia adalah seorang munafik..sedangkan siapa yang mengucapkan dengan lisannya namun ia masih memalingkan salah satu bentuk ibadah kepada salain اللّـﮧ maka ia adalah orang musyrik..dan siapa yang mengucapkan kalimat ini dalam kondisi memahami ma'na dan konsekuensi yang dikandungnya lalu merealisasikan kandungan kalimat yang mulia ini dengan penuh kesungguhan sebagaimana yang Nabi ajarkan maka ia adalah seorang hamba yang yang beriman dan bertauhid.

Semoga ~ لا إلـﮧ إلاّ اللّـﮧ ~ yang kita ucapkan bermanfaat di dunia dan di akhirat kelak

آميــــــــــــــــــــن يَا رَبَّ العَالَمِينْ

Wa shollallohu wa sallama 'alaa Nabiyyina Muhammad

Ibnu mukhtar

Orang yang paling rendah kedudukannya

        Segala puji hanyalah milik اللّـﮧ. Sholawat dan salam untuk Rosululloh. Amma ba'du!

Saudaraku seislam yang saya muliakan..semoga Alloh memberikan kefahaman dan manfaat dari hadits Nabi kita berikut :

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ قَالَ :َقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه و سلم : ( نَحْنُ الآخِرُوْنَ    وَ اْلأَوَّلُوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَ إِنَّ اْلأَكْثَرِيْنَ هُمُ اْلأَسْلَفُوْنَ إِلاَّ مَنْ قَالَ هَكَذَا وَهَكَذَا عَنْ يَمِيْنِهِ وَعَنْ يَسَارِهِ وَمِنْ خَلْفِهِ وَبَيْنَ يَدَيْهِ وَيَحْثِي بِثَوْبِهِ )

Dari Abdulloh bin Mas’ud ~rodhiyallohu ‘anhu~, dia berkata : Rosululloh ~shollallohu ‘alaihi wa sallam~ bersabda : “Kita adalah umat terakhir muncul di dunia, pertama yang akan masuk surga di hari kiamat. Sesungguhnya orang-orang yang paling banyak memiliki harta adalah orang yang paling rendah kedudukannya kecuali orang yang mengatakan ( untuk menginfakkan hartanya) begini..begini..ke arah kanan, kiri, belakang dan depan dan meraup dengan bajunya.”

HR. Ibnu Hibban ~rohimahulloh~ no. 3217 dalam shohihnya dan dinilai shohih lighoirihi oleh Syaikh al-Albaniy ~rohimahulloh~ dalam Shohihut Targhiib wat Tarhiiib no. 3262

Semoga Alloh menjadikan saya dan pembaca tulisan ini termasuk hamba2Nya yang bertakwa, jika diberi harta maka hartanya itu digunakan untuk menolong agama Alloh dan memuliakan saudara2nya seagama. Dan jika diuji dengan kesempitan dan kemiskinan, ia tak akan menghinakan diri atau menjual agamanya demi mendapatkan keinginannya atau dunia yang hina ini.

Wa shollallohu wa sallama 'alaa Nabiyyina

Ibnu muktar

Perselisihan Umatku Rahmat? Benarkah?


الحمد للّه وحده و الصلاة و السلام على من لا نبيّ بعده

Saudaraku seislam yang saya muliakan, sering kita mendengar jika terjadi sebuah perbedaan pendapat, pihak-pihak yang tidak lapang hatinya dalam menerima kebenaran atau sunnah tentang masalah itu berdalih, 'Sudahlah kita ga usah mempermasalahkan urusan ini, toh perselisihan umat Rosululloh adalah rahmat..'.

Mereka yang berkata demikian biasanya membawakan sesuatu yang mereka yakini sebagai hadits Nabi ~shollallohu 'alaihi wa sallam~, yaitu :

اختلاف أمّتي رحمة

Ikhtilaafu ummatii rohmatun

Artinya : Perselisihan umatku adalah rahmat

Benarkah demikian?

Tentang ungkapan ini, Syaikh Albani ~rohimahulloh~ berkata :

Pertama,

أنّ الحديث لا يصحّ, بل هو باطل لا أصل له

hadits ini tidak sah bahkan termasuk hadits bathil, tidak mempunyai asal sama sekali.

Berkata 'Allamah as-Subki ;

Saya tidak menemukan sanad hadits ini yang shohih, tidak juga sanad yang dhoif, dan tidak juga yang maudhu' (palsu)

Kedua,

أنّ الحديث مع ضعفه مخالف للقراَن الكريم

hadits ini selain dho'if, juga bertentangan dengan al-Qur'an.

"..tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Robbmu.." [QS. Hud ayat 118-119]

Apabila orang yang dirahmati Alloh tidak berselisih, yang berselisih hanyalah para pengikut kebathilan maka bagaimana bisa masuk akal jika perselisihan adalah rahmat? Maka nyatalah bahwa hadits ini TIDAK SAH baik sanad maupun isinya.

----
Diringkas dari Shifat Sholat Nabi karya Syaikh Al Albani rohimahulloh hal. 34-35

Selasa, 06 Mei 2014

Fawaid ilmiah

"BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA, MERUPAKAN SEBAB TERKABULNYA DOA"

Dari Asir bin Jabir beliau mengatakan, “Jika para gubernur Yaman menemui khalifah Umar Ibnul Khatthab, maka khalifah selalu bertanya, “Apakah diantara kalian ada yg bernama Uwais bin Amir”, sampai suatu hari beliau bertemu dengan Uwais, beliau bertanya, “engkau Uwais bin Amir?”, “Betul” Jawabnya. Khalifah Umar bertanya, “Engkau dahulu tinggal di Murrad kemudian tinggal di daerah Qorn?”, “Betul,” sahutnya. Beliau bertanya, “Dulu engkau pernah terkena penyakit belang lalu sembuh akan tetapi masih ada belang di tubuhmu sebesar uang dirham?”, “Betul.” Beliau bertanya, “Engkau memiliki seorang ibu? "Iya, masih"", Khalifah Umar mengatakan, “Aku pernah mendengar Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, “Akan datang kepada kalian Uwais bin Amir bersama rombongan orang dari Yaman dahulu tinggal di Murrad kemudian tinggal di daerah Qorn. Dahulu dia pernah terkena penyakit belang, lalu sembuh, akan tetapi masih ada belang di tubuhnya sebesar uang dirham. Dia MEMILIKI SEORANG IBU, dan Dia SANGAT BERBAKTI KEPADA IBUnya. Seandainya dia berdoa kepada Allah, pasti Allah akan mengabulkan doanya. Jika engkau bisa meminta kepadanya agar memohonkan ampun untukmu kepada Allah maka usahakanlah.” Maka mohonkanlah ampun kpd Allah untukku, Uwais al-Qarni lantas berdoa memohonkan ampun utk Umar Ibnul Khaththab. Setelah itu Umar bertanya kepadanya, “Engkau hendak pergi ke mana? “Kuffah,” jawabnya. Beliau bertanya lagi, “Maukah ku tuliskan surat untukmu kepada gubernur Kuffah agar melayanimu? Uwais al-Qorni mengatakan, “BERADA DI TENGAH-TENGAH BANYAK ORANG SEHINGGA TIDAK DIKENAL ITU LEBIH KU SUKAI.” (HR.Muslim)

Dari kitab: Birrul walidain
Oleh: Khalid bin jum'ah Al-Kharraz. 

Fawaidh Hadits:

1. Uwais Alqorni adalah seseorang yg sangat berbakti kepada Ibunya.
2. Diijabkahkannya doa seseorang dgn sebab berbuat baik kepada Ibunya (yg memiliki hub kerabat).
3. Tawadhu dan zuhudnya Uwais Alqorni. 




Akhuukum Ahmad Ferry Nasution.

SHALAT LEBIH CANGGIH DR YOGA~

Rasulullah pernah bertanya kpd para sahabat: “Apakah pendapatmu sekiranya terdapat sebuah sungai di depan pintu rumah salah seorang di antara kamu & dia mandi di dalamnya setiap hari lima kali. Apakah masih terdapat kotoran pada badannya?” Para sahabat menjawab : “Sudah pasti tdk terdapat sedikit pun kotoran pada badannya” Lalu beliau bersabda : “Begitulah perumpamaan sholat lima waktu. Allah menghapus segala kesalahan mereka”.(H.R Abu Hurairah r.a).

Jika gerakan sholat kita betul, maka sangat luar biasa manfaatnya & lebih canggih drpd yoga. Sgt disayangkan tdk universitas yg berani atau sengaja mengembangkan teknik gerakan sholat ini scara ilmiah meski penelitian ttg shalat bg kesehatan oleh ilmuwan sdh bnyk terbukti. Belum lagi manajemen yg terkandung dlm bacaan sholat.
Contoh doa iftitah sebagai "mission statement" Sedang makna bacaan Alfatihah yg dibaca berulang hg 17 X adalah "objective statement" (dlm manajemen strategi).
Tujuan hidup mana lg yg lebih canggih dibandingkan tujuan hidup di jalan yg lurus, yaitu jalan yg penuh kebaikan spt yg diperoleh orang-orang shaleh: nabi & rasul? Ilmuwan Dr. Gustafe le Bond berkata bw Islam merupakan agama yg paling sepadan dgn penemuan-penemuan ilmiah.
Perkembangan ilmu & etika sains harus didukung dgn kekuatan iman. Subhanallah.... Semoga sholat yg kita lakukan secara rutin & dgn gerakan yg benar, makin terasa manfaatnya. Manfaat gerakan shalat bagi yg menjalankannya.
1.TAKBIR : Gerakan ini melancar kan aliran darah, getah bening n kekuatan otot lengan. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu me regang sehgg aliran darah kaya oksigen jadi lancar.
2. RUKUK : Menjaga kesempurnaan posisi n fungsi tulang belakang sbg penyangga tubuh n pusat syaraf. Rukuk adlh latihan kandung kemih utk mencegah gangguan prostat.
3. I'TIDAL : Variasi postur setelah rukuk n sblm sujud merupakan latihan pencernaan yg baik. Organ2 pencernaan di dlm perut mengalami pemijitan n pelonggaran secara bergantian.
4. SUJUD : Aliran getah bening di pompa ke leher n ketiak. Posisi jantung diatas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak yg berpengaruh pd daya ingat seseorg. Krn itu jgn melakukan sujud dgn ter gesa2 agar darah mencukupi kapasitasnya di otak.
5. DUDUK ada 2 macam: IFTIROSY n TAWWARUK : Perbedaannya terletak pd posisi telapak kaki. Manfaat Iftrosy, kita bertumpu pd pangkal paha yg terhubung dg syaraf nervus yg bisa menghindari nyeri pd pangkal paha. Tawarruk, sangat baik bagi pria, sebab tumit menekan aliran kandung kemih, kelenjar kelamin pria n saluran vas defens yg jika dilakukan dg benar dpt mencegah impotensi.
6. SALAM : Relaksasi otot sekitar leher n kepala yg me nyempurnakan aliran darah di kepala dan bisa mencegah sakit kepala n menjaga kekencangan kulit muka.


Semoga bermanfaat

Di sadur dari blog fahmisabrina.blogspot.com

Doa di saat sedih dan galau

Segala puji hanyalah milik اللّـﮧ. Sholawat dan salam untuk Rosululloh. Amma ba'du!

Dari Ibnu Abbas ~rodhiyallohu ‘anhuma~ bahwasanya  Rosululloh ~shollallohu ‘alaihi wa sallam~ berdoa ketika beliau merasakan kesedihan yang  mendalam :

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ‪‬‪‬‪‬ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ‪‬‪‬‪‬ اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ، وَرَبُّ الأَرْضِ، وَرَبُّ الْعَرْشِ‪‬‪‬‪‬ الْكَرِيم‪‬

Laa ilaaha illalloohu 'azhiimul haliim, Laa ilaaha illalloohu robbul 'arsyil 'azhiim, Laa ilaaha illalloohu robbus samawaati wa robbul ardhi, wa robbul 'arsyil kariim..

“Tidak ada yang berhak diibadahi dengan sebenarnya kecuali Alloh, Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun. Tidak ada yang berhak diibadahi dengan sebenarnya kecuali Alloh, Robb ( Pemilik ) ‘Arsy yang agung. Tidak ada yang berhak diibadahi dengan sebenarnya kecuali Alloh, Robb langit dan bumi, serta Robb Pemilik ‘Arsy yang mulia.”

[HSR. Al Bukhori dalam Shohiehnya no. 6346 dan Muslim dalam Shohiehnya no. 7097]

Semoga bermanfaat

"..Hari ini kesedihan didapatkan,
mungkin esok kebahagiaan dalam genggaman.."

Wa shollallohu wa sallama 'alaa Nabiyyina Muhammad

Senin, 05 Mei 2014

Maka persiapkanlah bekal kalian

Alhamdulillah..wash-sholaatu was-salaamu 'alaa Rosuulillaah,  wa ba'du!

Saudaraku seislam yang saya cintai..semoga Alloh 'Azza  wa Jalla memberikan kefahaman dan manfaat dari hadits Nabi kita berikut :

Dari Al-Baro' bin 'Azib ~rodhiyallohu 'anhu~, ia berkata : "Ketika kami bersama Rosululloh ~shollallohu 'alaihi wa sallam~, tiba-tiba beliau melihat orang-orang yang sedang berkumpul. Beliau bertanya : 'Mengapa mereka  berkumpul?' Dikatakan kepada beliau : 'Untuk menggali  sebuah lubang kubur.' Rosululloh ~shollallohu 'alaihi wa sallam~tersentak dan dengan tergesa-gesa segera menuju ke tempat itu mendahului para sahabatnnya. Sesampainya di kuburan tersebut, beliau pun berlutut.
Al-Baro' berkata : "Aku menuju kehadapan Rosululloh  ~shollallohu 'alaihi wa sallam~ untuk melihat apa yang beliau lakukan. Ternyata, Rosululloh ~shollallohu 'alaihi wa sallam~ sedang menangis hingga air matanya membasahi tanah. Kemudian beliau  menghadapkan wajahnya kepada kami seraya bersabda :

أي إخواني! لمثل  اليوم فأعدّوا

'Wahai saudara-saudaraku! Untuk hari seperti ini maka persiapkanlah bekal kalian.'"

[ HR Al-Bukhori dalam kitab at-Taarikh, Ahmad dan Ibnu Majah  ~rohimahumulloh~, dihasankan oleh Syaikh al-Albani ~rohimahulloh~ dalam Ash-Shohihah no. 1751]

Semoga risalah sederhana ini menjadi nasihat pelembut hati, pengingat diri dari kelalaian dan penyemangat berbekal untukku dan untuk yang mau mengambil manfaatnya..

Wa shollallohu wa sallama 'alaa Nabiyyinaa Muhammad


Ibnu muktar