Jika kalian mencari teman yg sempurna maka akupun akan menjauh karna aku bukan manusia yg sempurna....
Jika kalian mencari saudara yg berharta jangan dekati aku, karna aku tak akan bisa memberikan apa apa kecuali hanya sedikit saja harta yg ku punya....
Dan jika kalian mencari yg dekat dengan Alloh mudah mudahan aku tidak mengecewakanmu....
Karena islam,tidak memandang rupa seseorang...
Hanya ada pada islam...
Seseorang yang memiliki masa lalu kelam,fisik yang cacat, dn rendah di hadapan manusia, bisa menjadi jendral penghuni rumah di surga.
----> Adalah seseorang yang dahulu memerangi nabi,membencinya,bahkan berusaha sekuat tenaga untuk membunuh nabi, yang berperan besar dalam mengalahkan pasukan kaum muslimin di perang uhud dengan pasukan berkudanya.
Namun tatkala telah masuk islam, baik islamnya, maka ia pun mendapat gelar ‘’saifullah al maslul’’ pedang Allah yang terhunus.
Inilah dia Khalid bin Walid Radhiyallahu’anhu.
----> Seseorang, yang dahulunya sangat keras terhadap sosok yang bernama Muhammad, sangat membencinya, Namun tatkala mendengar lantunan ayat al qur’an, bercucuranlah air matanya membasahi pipinya karena menangis.
Dan dengan itu ia masuk ke dalam islam,baik islamnya sehingga ia pun mendapatkan gelar ‘’al faruq’’ yaitu orang yang mampu membedakan antara yang haq dengan yang bathil, bahkan kini makamnya bersanding dengan makam Rasulullah.
Inilah dia Umar ibnul Khaththab Radhiyallahu’anhu
-----> Dia hanyalah seorang budak berkulit hitam, seorang yang rendah kedudukanya di mata manusia hanya karena ia budak dan kulitnya yang hitam.
Salah satu di antara para sahabat yang berat ujianya tatkala hendak memeluk al hanifiyyah Namun, tatkala ia berhasil selamat dari penyiksaan tiada henti oleh tuanya umayyah, dan berhijrah kepada islam, ternyata masa lalunya sebagai budak tidak membuatnya menjadi orang rendah di islam.
Justru dialah orang pertama kali yang menaiki ka’bah dan mengumandangkan seruan Allah ke seluruh penjuru mekkah saat itu.
Dia juga yang Rasulullah katakan
:فاني سمعت دف نعليك بين يدي في الجن
(maka sungguh aku telah mendengar suara kedua terompahmu di surga)
Inilah dia Bilal bin Rabbah, si budak berkulit hitam sekaligus muadzin Rasulullah.
-----> Kulitnya hitam, kedua matanya pun buta, namun kekurangan itu tidak membuatnya hina di hadapan Allah. Walaupun begitu, ternyata ia menjabat sebagai tukang adzan Rasulullah. Bahkan karena dia, Allah ta’ala menegur Rasulullah shallallahu’alaihiwasallam dengan menurunkan surat ‘abasa. Sehingga tatkala berjumpa dengan nabi,nabi pun mengucapkan
:اهلا بمن فيه عاتبني ربي
(selamat datang terhadap orang yang denganya Rabbku mencaciku)
Namun justru kenyataan berbalik seratus delapan puluh derajat. inilah dia abdullah bin umi maktum.
Namun,justru al haarits, yg memiliki jabatan tinggi,dengan kesombonganya tidak sujud kepada Adam, Allah memanggilnya Iblis,dan menjadikan penghuni neraka.
Justru fir'aun,yg memiliki segala kekayaan dn harta,hingga berkata ''ana robbukumul a'la'' Allah seret dia ke jahannam bersama pengikutnya.
Cacat,tidak mengurangi derajat di hadapan Allah. Masa lalu yg kelam, bukan berarti ia orang yg buruk di akhir hidupnya.Rendah di mata manusia, bukan berarti rendah di hadapan Allah.
Setiap manusia, siapapun dia, bagaimanapun kedudukanya, keadaanya, masa lalunya, ia tetap berhak untuk mendapat ketinggian derajat di hadapan Allah.
Maka, janganlah keadaan anda menghalangi anda untuk menjadi hamba2 Allah yg shoolih.
Karena islam, tidak memandang rupa.
Tetapi ''at taqwa ha huna'' taqwa itu disini, nabi mengisyaratkan ke dadanya 3x.
Al faaqir ila maghfiroti robbih zakariya rizky