Hijriah

Kamis, 01 Mei 2014

Besarnya pahala sebanding ujian yang diterima

Alhamdulillah, wash-sholaatu was-salaamu 'alaa Rosulillah wa 'alaa aalihi wa shohbihi ajma'iin. Amma ba'du.

Saudaraku seislam yang saya muliakan, mari renungi sabda Nabi kita berikut. Semoga اللّـﮧ memberikan kefahaman dan manfaatnya untuk kita.

Dari Anas bin Malik ~rodhiyallohu 'anhu~, dari Rosululloh ~shollallohu 'alaihi wa sallam~ bahwasanya beliau bersabda :

عِظَمُ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلَاءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلَاهُمْ فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ

“Besarnya pahala sebanding dengan besarnya ujian. Dan sesungguhnya apabila Alloh mencintai suatu kaum maka Dia akan menguji mereka. Barangsiapa yang ridho maka baginya keridhoan Alloh dan barangsiapa yang murka maka baginya kemurkaan Alloh.” [HR. Ibnu Majah dalam sunannya no. 4167 dihasankan Syaikh Al Albani rohimahulloh dalam Shohihut Targhib wat Tarhib no. 3407]

Saudaraku seislam yang saya cintai, pujilah اللّـﮧ yang telah memberikan kita ujian, cobaan atau pun musibah. Jauhilah keluh kesah apalagi sampai berburuk sangka kepada-Nya. Tidakkah kita ingin ampunan-Nya?

Dari Syaddad bin Aus –rodhiyallohu ‘anhu berkata : Sungguh aku pernah mendengar Rosululloh -shollallohu ‘alaihi wa sallam- bersabda : “Sesungguhnya Alloh ‘Azza wa Jalla berfirman :

إِذَا ابْتَلَيْتُ عَبْدًا مِنْ عِبَادِي مُؤْمِنًا، فَحَمِدَنِي عَلَى مَا ابْتَلَيْتُهُ، فَإِنَّهُ مِنْ مَضْجَعِهِ كَيَوْمِ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ مِنَ الْخَطَايَا

“Apabila Aku menimpakan musibah kepada salah seorang hamba-Ku yang mu’min lalu hamba itu memuji-Ku atas musibah yang Aku berikan kepadanya, maka ketika ia bangkit dari tempat tidurnya seperti hari seorang anak yang baru dilahirkan ibunya bersih dari segala dosa.”[HR. Ahmad -rohimahulloh dengan diringkas. Dihasankan  oleh Syaikh Al Albani –rohimahulloh- dalam Shohiehut Targhieb wat Tarhieb no. 3423, Shohiehul Jaami’ no. 4300 dan Ash-Shohiehah no. 2009]

Smg bermanfaat



Ibnu muktar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar