Hijriah

Kamis, 08 Mei 2014

Ma'na & Konsekuensi ~ لا إلـﮧ إلاّ اللّـﮧ ~

Segala puji hanyalah milik اللّـﮧ. Sholawat dan salam untuk Rosululloh. Amma ba'du!

Saudaraku seislam yang saya muliakan, ketahuilah bahwa kalimat.  ~ لا إلـﮧ إلاّ اللّـﮧ ~ itu bukan sebuah kalimat kosong atau asbun (asal bunyi) tanpa ma'na dan konsekuensi sebagaimana dikira banyak orang. Namun kalimat itu mengandung ma'na yang agung dan konsekuensi yang harus diberikan.

Adapun ma'na kalimat 
~ لا إلـﮧ إلاّ اللّـﮧ ~
yang agung ini adalah :

لا معبـــود بحقّ إلاّ اللّـﮧ

Laa Ma'buuda bihaqqin illalloohu

Artinya :  Tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar kecuali hanya اللّـﮧ. 

Sedangkan konsekuensi yang harus diberikan atas 
~ لا إلـﮧ إلاّ اللّـﮧ ~ 
yang diucapkan adalah :

Pertama,

ترك عبادتة ما سوى اللّـﮧ من جميع المعبودات

Meninggalkan segala bentuk peribadatan kepada selain اللّـﮧ

Kedua,
و عبادة اللّـﮧ وحده لا شريك لـﮧ

Beribadah kepada Alloh semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya

Maka siapa yang mengucapkan kalimat ~ لا إلـﮧ إلاّ اللّـﮧ ~dengan lisannya namun hatinya tidak membenarkan apa yang diucapkannya maka ia adalah seorang munafik..sedangkan siapa yang mengucapkan dengan lisannya namun ia masih memalingkan salah satu bentuk ibadah kepada salain اللّـﮧ maka ia adalah orang musyrik..dan siapa yang mengucapkan kalimat ini dalam kondisi memahami ma'na dan konsekuensi yang dikandungnya lalu merealisasikan kandungan kalimat yang mulia ini dengan penuh kesungguhan sebagaimana yang Nabi ajarkan maka ia adalah seorang hamba yang yang beriman dan bertauhid.

Semoga ~ لا إلـﮧ إلاّ اللّـﮧ ~ yang kita ucapkan bermanfaat di dunia dan di akhirat kelak

آميــــــــــــــــــــن يَا رَبَّ العَالَمِينْ

Wa shollallohu wa sallama 'alaa Nabiyyina Muhammad

Ibnu mukhtar

Orang yang paling rendah kedudukannya

        Segala puji hanyalah milik اللّـﮧ. Sholawat dan salam untuk Rosululloh. Amma ba'du!

Saudaraku seislam yang saya muliakan..semoga Alloh memberikan kefahaman dan manfaat dari hadits Nabi kita berikut :

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ قَالَ :َقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه و سلم : ( نَحْنُ الآخِرُوْنَ    وَ اْلأَوَّلُوْنَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَ إِنَّ اْلأَكْثَرِيْنَ هُمُ اْلأَسْلَفُوْنَ إِلاَّ مَنْ قَالَ هَكَذَا وَهَكَذَا عَنْ يَمِيْنِهِ وَعَنْ يَسَارِهِ وَمِنْ خَلْفِهِ وَبَيْنَ يَدَيْهِ وَيَحْثِي بِثَوْبِهِ )

Dari Abdulloh bin Mas’ud ~rodhiyallohu ‘anhu~, dia berkata : Rosululloh ~shollallohu ‘alaihi wa sallam~ bersabda : “Kita adalah umat terakhir muncul di dunia, pertama yang akan masuk surga di hari kiamat. Sesungguhnya orang-orang yang paling banyak memiliki harta adalah orang yang paling rendah kedudukannya kecuali orang yang mengatakan ( untuk menginfakkan hartanya) begini..begini..ke arah kanan, kiri, belakang dan depan dan meraup dengan bajunya.”

HR. Ibnu Hibban ~rohimahulloh~ no. 3217 dalam shohihnya dan dinilai shohih lighoirihi oleh Syaikh al-Albaniy ~rohimahulloh~ dalam Shohihut Targhiib wat Tarhiiib no. 3262

Semoga Alloh menjadikan saya dan pembaca tulisan ini termasuk hamba2Nya yang bertakwa, jika diberi harta maka hartanya itu digunakan untuk menolong agama Alloh dan memuliakan saudara2nya seagama. Dan jika diuji dengan kesempitan dan kemiskinan, ia tak akan menghinakan diri atau menjual agamanya demi mendapatkan keinginannya atau dunia yang hina ini.

Wa shollallohu wa sallama 'alaa Nabiyyina

Ibnu muktar

Perselisihan Umatku Rahmat? Benarkah?


الحمد للّه وحده و الصلاة و السلام على من لا نبيّ بعده

Saudaraku seislam yang saya muliakan, sering kita mendengar jika terjadi sebuah perbedaan pendapat, pihak-pihak yang tidak lapang hatinya dalam menerima kebenaran atau sunnah tentang masalah itu berdalih, 'Sudahlah kita ga usah mempermasalahkan urusan ini, toh perselisihan umat Rosululloh adalah rahmat..'.

Mereka yang berkata demikian biasanya membawakan sesuatu yang mereka yakini sebagai hadits Nabi ~shollallohu 'alaihi wa sallam~, yaitu :

اختلاف أمّتي رحمة

Ikhtilaafu ummatii rohmatun

Artinya : Perselisihan umatku adalah rahmat

Benarkah demikian?

Tentang ungkapan ini, Syaikh Albani ~rohimahulloh~ berkata :

Pertama,

أنّ الحديث لا يصحّ, بل هو باطل لا أصل له

hadits ini tidak sah bahkan termasuk hadits bathil, tidak mempunyai asal sama sekali.

Berkata 'Allamah as-Subki ;

Saya tidak menemukan sanad hadits ini yang shohih, tidak juga sanad yang dhoif, dan tidak juga yang maudhu' (palsu)

Kedua,

أنّ الحديث مع ضعفه مخالف للقراَن الكريم

hadits ini selain dho'if, juga bertentangan dengan al-Qur'an.

"..tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Robbmu.." [QS. Hud ayat 118-119]

Apabila orang yang dirahmati Alloh tidak berselisih, yang berselisih hanyalah para pengikut kebathilan maka bagaimana bisa masuk akal jika perselisihan adalah rahmat? Maka nyatalah bahwa hadits ini TIDAK SAH baik sanad maupun isinya.

----
Diringkas dari Shifat Sholat Nabi karya Syaikh Al Albani rohimahulloh hal. 34-35

Selasa, 06 Mei 2014

Fawaid ilmiah

"BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA, MERUPAKAN SEBAB TERKABULNYA DOA"

Dari Asir bin Jabir beliau mengatakan, “Jika para gubernur Yaman menemui khalifah Umar Ibnul Khatthab, maka khalifah selalu bertanya, “Apakah diantara kalian ada yg bernama Uwais bin Amir”, sampai suatu hari beliau bertemu dengan Uwais, beliau bertanya, “engkau Uwais bin Amir?”, “Betul” Jawabnya. Khalifah Umar bertanya, “Engkau dahulu tinggal di Murrad kemudian tinggal di daerah Qorn?”, “Betul,” sahutnya. Beliau bertanya, “Dulu engkau pernah terkena penyakit belang lalu sembuh akan tetapi masih ada belang di tubuhmu sebesar uang dirham?”, “Betul.” Beliau bertanya, “Engkau memiliki seorang ibu? "Iya, masih"", Khalifah Umar mengatakan, “Aku pernah mendengar Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda, “Akan datang kepada kalian Uwais bin Amir bersama rombongan orang dari Yaman dahulu tinggal di Murrad kemudian tinggal di daerah Qorn. Dahulu dia pernah terkena penyakit belang, lalu sembuh, akan tetapi masih ada belang di tubuhnya sebesar uang dirham. Dia MEMILIKI SEORANG IBU, dan Dia SANGAT BERBAKTI KEPADA IBUnya. Seandainya dia berdoa kepada Allah, pasti Allah akan mengabulkan doanya. Jika engkau bisa meminta kepadanya agar memohonkan ampun untukmu kepada Allah maka usahakanlah.” Maka mohonkanlah ampun kpd Allah untukku, Uwais al-Qarni lantas berdoa memohonkan ampun utk Umar Ibnul Khaththab. Setelah itu Umar bertanya kepadanya, “Engkau hendak pergi ke mana? “Kuffah,” jawabnya. Beliau bertanya lagi, “Maukah ku tuliskan surat untukmu kepada gubernur Kuffah agar melayanimu? Uwais al-Qorni mengatakan, “BERADA DI TENGAH-TENGAH BANYAK ORANG SEHINGGA TIDAK DIKENAL ITU LEBIH KU SUKAI.” (HR.Muslim)

Dari kitab: Birrul walidain
Oleh: Khalid bin jum'ah Al-Kharraz. 

Fawaidh Hadits:

1. Uwais Alqorni adalah seseorang yg sangat berbakti kepada Ibunya.
2. Diijabkahkannya doa seseorang dgn sebab berbuat baik kepada Ibunya (yg memiliki hub kerabat).
3. Tawadhu dan zuhudnya Uwais Alqorni. 




Akhuukum Ahmad Ferry Nasution.

SHALAT LEBIH CANGGIH DR YOGA~

Rasulullah pernah bertanya kpd para sahabat: “Apakah pendapatmu sekiranya terdapat sebuah sungai di depan pintu rumah salah seorang di antara kamu & dia mandi di dalamnya setiap hari lima kali. Apakah masih terdapat kotoran pada badannya?” Para sahabat menjawab : “Sudah pasti tdk terdapat sedikit pun kotoran pada badannya” Lalu beliau bersabda : “Begitulah perumpamaan sholat lima waktu. Allah menghapus segala kesalahan mereka”.(H.R Abu Hurairah r.a).

Jika gerakan sholat kita betul, maka sangat luar biasa manfaatnya & lebih canggih drpd yoga. Sgt disayangkan tdk universitas yg berani atau sengaja mengembangkan teknik gerakan sholat ini scara ilmiah meski penelitian ttg shalat bg kesehatan oleh ilmuwan sdh bnyk terbukti. Belum lagi manajemen yg terkandung dlm bacaan sholat.
Contoh doa iftitah sebagai "mission statement" Sedang makna bacaan Alfatihah yg dibaca berulang hg 17 X adalah "objective statement" (dlm manajemen strategi).
Tujuan hidup mana lg yg lebih canggih dibandingkan tujuan hidup di jalan yg lurus, yaitu jalan yg penuh kebaikan spt yg diperoleh orang-orang shaleh: nabi & rasul? Ilmuwan Dr. Gustafe le Bond berkata bw Islam merupakan agama yg paling sepadan dgn penemuan-penemuan ilmiah.
Perkembangan ilmu & etika sains harus didukung dgn kekuatan iman. Subhanallah.... Semoga sholat yg kita lakukan secara rutin & dgn gerakan yg benar, makin terasa manfaatnya. Manfaat gerakan shalat bagi yg menjalankannya.
1.TAKBIR : Gerakan ini melancar kan aliran darah, getah bening n kekuatan otot lengan. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu me regang sehgg aliran darah kaya oksigen jadi lancar.
2. RUKUK : Menjaga kesempurnaan posisi n fungsi tulang belakang sbg penyangga tubuh n pusat syaraf. Rukuk adlh latihan kandung kemih utk mencegah gangguan prostat.
3. I'TIDAL : Variasi postur setelah rukuk n sblm sujud merupakan latihan pencernaan yg baik. Organ2 pencernaan di dlm perut mengalami pemijitan n pelonggaran secara bergantian.
4. SUJUD : Aliran getah bening di pompa ke leher n ketiak. Posisi jantung diatas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak yg berpengaruh pd daya ingat seseorg. Krn itu jgn melakukan sujud dgn ter gesa2 agar darah mencukupi kapasitasnya di otak.
5. DUDUK ada 2 macam: IFTIROSY n TAWWARUK : Perbedaannya terletak pd posisi telapak kaki. Manfaat Iftrosy, kita bertumpu pd pangkal paha yg terhubung dg syaraf nervus yg bisa menghindari nyeri pd pangkal paha. Tawarruk, sangat baik bagi pria, sebab tumit menekan aliran kandung kemih, kelenjar kelamin pria n saluran vas defens yg jika dilakukan dg benar dpt mencegah impotensi.
6. SALAM : Relaksasi otot sekitar leher n kepala yg me nyempurnakan aliran darah di kepala dan bisa mencegah sakit kepala n menjaga kekencangan kulit muka.


Semoga bermanfaat

Di sadur dari blog fahmisabrina.blogspot.com

Doa di saat sedih dan galau

Segala puji hanyalah milik اللّـﮧ. Sholawat dan salam untuk Rosululloh. Amma ba'du!

Dari Ibnu Abbas ~rodhiyallohu ‘anhuma~ bahwasanya  Rosululloh ~shollallohu ‘alaihi wa sallam~ berdoa ketika beliau merasakan kesedihan yang  mendalam :

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ‪‬‪‬‪‬ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ‪‬‪‬‪‬ اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ، وَرَبُّ الأَرْضِ، وَرَبُّ الْعَرْشِ‪‬‪‬‪‬ الْكَرِيم‪‬

Laa ilaaha illalloohu 'azhiimul haliim, Laa ilaaha illalloohu robbul 'arsyil 'azhiim, Laa ilaaha illalloohu robbus samawaati wa robbul ardhi, wa robbul 'arsyil kariim..

“Tidak ada yang berhak diibadahi dengan sebenarnya kecuali Alloh, Yang Maha Agung lagi Maha Penyantun. Tidak ada yang berhak diibadahi dengan sebenarnya kecuali Alloh, Robb ( Pemilik ) ‘Arsy yang agung. Tidak ada yang berhak diibadahi dengan sebenarnya kecuali Alloh, Robb langit dan bumi, serta Robb Pemilik ‘Arsy yang mulia.”

[HSR. Al Bukhori dalam Shohiehnya no. 6346 dan Muslim dalam Shohiehnya no. 7097]

Semoga bermanfaat

"..Hari ini kesedihan didapatkan,
mungkin esok kebahagiaan dalam genggaman.."

Wa shollallohu wa sallama 'alaa Nabiyyina Muhammad

Senin, 05 Mei 2014

Maka persiapkanlah bekal kalian

Alhamdulillah..wash-sholaatu was-salaamu 'alaa Rosuulillaah,  wa ba'du!

Saudaraku seislam yang saya cintai..semoga Alloh 'Azza  wa Jalla memberikan kefahaman dan manfaat dari hadits Nabi kita berikut :

Dari Al-Baro' bin 'Azib ~rodhiyallohu 'anhu~, ia berkata : "Ketika kami bersama Rosululloh ~shollallohu 'alaihi wa sallam~, tiba-tiba beliau melihat orang-orang yang sedang berkumpul. Beliau bertanya : 'Mengapa mereka  berkumpul?' Dikatakan kepada beliau : 'Untuk menggali  sebuah lubang kubur.' Rosululloh ~shollallohu 'alaihi wa sallam~tersentak dan dengan tergesa-gesa segera menuju ke tempat itu mendahului para sahabatnnya. Sesampainya di kuburan tersebut, beliau pun berlutut.
Al-Baro' berkata : "Aku menuju kehadapan Rosululloh  ~shollallohu 'alaihi wa sallam~ untuk melihat apa yang beliau lakukan. Ternyata, Rosululloh ~shollallohu 'alaihi wa sallam~ sedang menangis hingga air matanya membasahi tanah. Kemudian beliau  menghadapkan wajahnya kepada kami seraya bersabda :

أي إخواني! لمثل  اليوم فأعدّوا

'Wahai saudara-saudaraku! Untuk hari seperti ini maka persiapkanlah bekal kalian.'"

[ HR Al-Bukhori dalam kitab at-Taarikh, Ahmad dan Ibnu Majah  ~rohimahumulloh~, dihasankan oleh Syaikh al-Albani ~rohimahulloh~ dalam Ash-Shohihah no. 1751]

Semoga risalah sederhana ini menjadi nasihat pelembut hati, pengingat diri dari kelalaian dan penyemangat berbekal untukku dan untuk yang mau mengambil manfaatnya..

Wa shollallohu wa sallama 'alaa Nabiyyinaa Muhammad


Ibnu muktar